Status Gunung Sangiang Siaga

Kota Bima, Kahaba.- Aktifitas vulkanik Gunungapi Sangiang di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima NTB kembali menunjukkan peningkatan. terhitung mulai 19 Mei 2013 pukul 18.00 wita statusnya dinaikkan dari waspada menjadi siaga.  Bahkan Pos Pemantau setempat telah mengimbau masyarakat sekitar untuk waspada dan siaga bila suatu saat terjadi letusan.

Gunung Sangeang Api dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III)

Gunung Sangeang Api dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III)

Petugas Pemantau Sangiang (PGA) Hadi Purwoko dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, dan mengatakan penetapan kenaikan status Gunung Sangiang dinaikkan menjadi siaga bahkan sejak kemarin Ahad (19/5). “Kenaikan status Waspada ke siaga berdasarkan hasil pemantauan fisual dan akibat adanya peningkatan kegempaan vulkanik yang terus terjadi setiap harinya,” kata Hadi.

Tambahnya, peningkatan kegempaan terpantau sejak tanggal 26 april 2013 dan setiap hari terus terjadi peningkatan kegempaan hingga kemudian statusnya dinaikkan jadi siaga. Petugas mencatat telah terjadi 25 kali gempa vulkanik, 51 kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa hembusan asap dan satu kali terjadi gempa tektonik lokal.

Sementara dari pemantauan visual yang dilaksanakan, sudah terjadi letusan asap dari kawah setinggi 10 meter, namun juga menjadi kendala saat ini adalah kondisi cuaca yang kurang cerah, bayak kabut tebal sehingga pengamatan visual sedikit terganggu. Namun dari pantauan dari kegempaan terus dilakukan termasuk terjadinya gempa drum beat amplitude maksimum 30 mm.

Paska menetapkan status gunung setinggi 1.824 meter diatas permukaan laut itu menjadi siaga, pihaknya juga telah menginformasikan kepada Kepala Desa (kades) setempat dan pihak pemerintah kecamatan guna mengimbau warga yang beraktifitas pada jarak radius lima kilometer dari puncak Gunung Sangiang untuk waspada dan mengurangi aktivitasnya.

Gunung Sangiang, merupakan gunung berapi aktif yang pada sebuah pulau kecil di lepas pantai Kecamatan Wera. Gunung ini tercatat pernah meletus pada tahun 1985. Saat itu seluruh penduduk di pulau Sangiang dievakuasi ke wilayah Sangiang Darat di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima yang berjarak tempuh sekitar satu jam menggunakan perahu bermotor. Gunung Sangiang terakhir kali dinaikkan statusnya menjadi siaga satu pada bulan aktober tahun 2012 lalu [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *