Pelaku Penyerangan STKIP Masih Buron

Kota Bima, Kahaba.- Pasca insiden penyerangan dilakukan RM (22) dikampus STKIP Bima, korban atas nama Ifan Taufan (23)  masih mendapatkan perawatan medis akibat luka tertancam panah. Pelaku sampai saat ini masih buron dan tengah diburu oleh aparat yang berwajib.

Kantor Yayasan STKIP Bima

Kampus STKIP Bima digegerken dengan aksi penyerangan antar mahasiswa. Foto: Buky

Kasat Reskrim Polres Bima-Kota, AKP Agus Dwi Ananto SH yang diwawancarai Kaahaba membenarkan kejadian tersebut. Pasca kejadian pelaku yang berinisial RM tersebut diketahui telah melarikan diri dari pengejaran petugas.

Karena itu, hingga saat ini jajaran Polres Bima Kota sedang mengintensifkkan pencarian lokasi persembuyian untuk dapat menangkap pelaku. ”Anak buah saya masih di lapangan untuk memburu pelaku,” ungkapnya.

Sementara itu hingga Rabu (29/5) siang Ifan  masih terbaring lemah di salah satu ruang di RSUD Bima. Ia telah menjalani operasi pengangakatan sebatang anak panah dari lutut kanannya.

Korban mengaku dirinya dan pelaku sebelumnya tidak pernah terlibat masalah. Karenanya, ia tak pernah menduga pelaku yang merupakan sahabat karibnya itu tega menyerang dirinya di kampus. ”Saya tidak paham apa masalahnya pak. Yang saya tau, saya dan dia masih berteman dekat. ” ujarnya.

Lanjutnya lagi, sesaat sebelum kejadian, dirinya sempat ditelepon oleh pelaku untuk meminjam helm. Namun karena suara penelpon tidak terlalu jelas terdengar, ia meminta RM menemuinya di dalam areal kampus STKIP. Saat pelaku dating, tanpa basa-basi langsung menyerang korban dengan menggunakan panah. Ia juga diketahui sempat mengacungkan senjata api rakitan kepada korban dan rekan mahasiswa yang lain.

”Saya sempat lari menghindar, tetapi kemarin mungkin sudah nasib saya,” tukasnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *