Banjir dan Longsor Landa Kecamatan Sape

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sape kabupaten Bima sejak Senin (3/6) sore menyebabkan longsor dan banjir melanda sejumlah desa. Di Desa Jia dua unit rumah warga ambruk diterjang tanah longsor. Untungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Dua rumah warga rata dengan tanah akibat tanah longsor di Sape. Foto: Eka

Dua rumah warga rata dengan tanah akibat tanah longsor di Sape. Foto: Eka

Dua unit rumah yang didiami oleh Ismail Pua Sudi dan anaknya dalam sekejap lenyap. Terjangan longsoran tanah dan batu yang datang dari arah bukit di pinggir desa telah menimbun rumahnya meninggalkan puing-puing kayu.

Tanah longsor yang terjadi pada Selasa (4/6) pagi itu terjadi begitu tiba-tiba. Seperti yang diceritakannya, ditengah hujan ia mendengar gemuruh tanah longsor dan langsung berteriak meminta keluarganya menyelamatkan diri. Rumah tempat tinggal dan harta bendanya pun tak terselamatkan. “Rumah kami rata dengan tanah, tapi untungnya saya dan keluarga selamat pagi itu,” ujarnya.

Sementara itu di bagian lain Kecamatan Sape, banjir bandang melanda sejumlah desa. Desa Parangina dilaporkan banjir menghanyutkan bawang merah milik masyarakat yang baru saja dipanen. Bawang-bawang itu sedianya tinggal diangkut untuk dijual, namun air bah terlebih dahulu merenggut hasil jerih payah para petani.

Hingga berita ini diturunkan, belum didapatkan keterangan mengenai korban jiwa dan materil akibat banjir bandang yang oleh warga setempat dikatakan sama besarnya dengan banjir yang melanda Sape pada tahun lalu itu. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *