Demo Marak, Aset Pertamina Dijaga Ketat

Kota Bima, Kahaba.- Untuk mengantisipasi timbulnya reaksi berlebihan masyarakat atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), polisi menyiagakan anggotanya untuk menjaga sejumlah fasilitas  pertamina. Tak hanya sejumlah POM bensin, di Kantor Pertamina Cabang Bima juga ditempatkan puluhan polisi.

Mobil pengangkut BBM milik Pertamina disandera warga / Foto: Cen

Ilustrasi

Kepala Operasional Pertamina Cabang Bima, Parwoto mengaku maraknya aksi demonstrasi dan penolakan menjelang penetapan pemerintah atas harga BBM membuat pihaknya melakukan upaya penjagaan. Tak hanya di Bima, diakuinya secara nasional seluruh asset BUMN itu memang mendapatkan penjagaan khusus.

Jika pada hari biasa personil pengamanan dari unsure kepolisian hanya berkisar empat orang, beberapa hari terakhir jumlah itu ditingkatkan. “Hari ini saja, jumlah aparat yang berjaga di sini sebanyak 90 orang,” akunya.

Mendapatkan penjagaan ketat, Parwoto mengaku tidak mempersoalkannya. Ia menduga, pengerahaan pasukan pengamanan secara massif ini sekaligus juga untuk mengantisipasi gejolak keamanan pasca pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) berkaitan dengan hasil sengketa Pemilukada Kota Bima. “Kami justru berterimakasih dengan adanya pengamanan ini,” ujarnya.

Mengenai biaya aparat selama berada di kantor Pertamina, ia enggan menutarakan nominal yang Pertamina keluarkan. Parwoto mengaku pihaknya membantu sealakadarnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *