Defisit Daya, PLN Hadirkan Lima Mesin Sewa

Kota Bima, Kahaba,-  Pemadaman listrik bergilir yang kerap terjadi belakangan ini di wilayah Bima dan Dompu terjadi akibat ketidakstabilan sumber pembangkit daya. Untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik khususnya menjelang bulan puasa, PT. PLN (persero) Cabang Bima   kini sudah mendatangkan lima mesin sewa dengan daya lima megawatt.

PLN tambah lima mesin pembangkit

PLN tambah lima mesin pembangkit

Seperti yang diakui oleh Kepala PT. PLN Persero Cabang Bima Heri Andi, terjadinya pemadaman listrik itu  akibat adanya defisit daya. Semakin bertambahnya jumlah pelanggan membuat mesin-mesin PLN harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi kebutuhan konsumen. “Karenanya kami mendatangkan lima mesin sewa yang merupakan relokasi dari Lombok,” terangnya.

Lima mesin dengan daya masing-masing sebesar satu Megawatt itu akan mampu menyokong lima Megawatt sistem kelistrikan Bima-Dompu. Dengan kedatangan mesin-mesin yang kini tengah dibangun di PLTD Niu itu, ia pun meyakini kebutuhan listrik selama bulan puasa mendatang akan bisa terpenuhi. ”Insya Allah kebutuhan listrik kita hingga puasa nanti aman,” ujarnya yakin.

Pimpinan PLN yang baru dilantik bulan Maret lalu itu juga mengatakan, pada tahun 2013  ini pihaknya menargetkan jumlah pelanggan baru sebanyak 21.000 sambungan. Tetapi lanjutnya lagi, hingga Mei kemarin pelanggan baru mencapai Sembilan ribu.

 Untuk daya awal, pihaknya hanya butuhkan daya listrik sebanyak 33 megawatt. Sedangkan beban puncak sebanyak 31 megawatt. Dengan penambahan lima megawatt itu, maka mampu mencukupi kebutuhan listrik selama bulan Ramadhan, serta memenuhi kebutuhan penambahan pelanggan baru

Di akhir wawancara tersebut, Heri menambahkan, perawatan jaringan juga secara rutin dilakukan oleh pihaknya. Karena rentannya gangguan kelistrikan berasal dari pohon, petir dan binatang, maka PLN telah melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jaringan listriknya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *