DPO Pembunuhan di Parado Menyerahkan Diri

Bima, Kahaba.- Setelah melarikan diri hingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian lantaran diduga sebagai pelaku pembunuhan Korban  Dahlan (32),  sabtu (14/4) malam akhirnya AL (27) warga Desa Parado Rato Kecamatan Parado menyerahkan diri  didampingi Kapolsek Parado, kedatangan tersangka mengaku dilakukan secara sukarela untuk mengikuti proses hukum.

Kasat Reskrim Polres Bima melalui Kaur Bin Ops Ipda. Fandi. AR yang dihubungi, Senin (16/4) siang, mengaku jika AL menyerahkan diri didampingi langsung oleh Kapolsek Parado mendatangi kantor Polres Bima, dijelaskannya pelaku menyerahkan diri karena tidak ingin dipersulit proses hukum yang kini dijalaninya.

ilustrasi

Kasus pembunuhan yang menewaskan Dahlan beberapa waktu lalu, pihak kepolisisan masih dalam proses pemeriksaan sejumlah saksi-saksi dan sedikitnya delapan orang saksi yang telah dimintai keterangan. “Untuk pasalnya kita belum tetapkan karena masih dilakukan pendalaman,” ujar Fandi.

Mengenai beredarnya kabar AL yang diduga pelaku pembunuhan temannya tersebut, sementara motif yang dikaitkan dalam persaingan Pilkades Parado beberapa waktu lalu. Namun belakangan diketahui , pembacokan tersebut terjadi karena pelaku cemburu lantaran istrinya, Riana Adelia Dita Putri (18) yang memang dikenal cantik digoda oleh korban. Korban menggoda istri pelaku dengan cara memegang bahkan hendak mencium. Tindakan korban ini lantas mengundang emosi dari pelaku yang kemudian membacoknya.

“Korban dibacok di belakang telinga, batok kepala hingga pecah dan luka bacok di bagian siku kanan,” ujar Kasat Reskrim AKP Musa saat ditemui Jumat (15/4) siang. Setelah membacok korban pelaku lantas melarikan diri dan menghilang. Ditanya penyebab pembunuhan tersebut erat kaitannya dengan Pilkades, Musa tak menjawab dengan tegas. Pihaknya belum mengembangkan ke aras tersebut karena belum ada saksi yang mengetahui. “Yang tahu hanya tersangka,” tuturnya.

Sementara itu, Kamis malam, pihaknya mengamankan istri tersangka ke Mapolres. Pengamanan tersebut dilakukan pihaknya karena wanita asal Pulau Jawa tersebut kebingungan. Pasalnya, Riana yang memang ternkenal cantik tersebut tak banyak memiliki kenalan di Parado Rato. ”Saat ini dia masih trauma,” ujar Musa. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *