Polisi Ungkap Dua Komplotan Curanmor Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dalam tiga hari terakhir Polres Bima Kota berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Kota Bima dan sekitarnya. Dalam pemaparan barang bukti yang dilakukan Senin (8/7/2013), empat unit sepeda motor diamankan dari dua komplotan curanmor berbeda yaitu asal Parado dan Donggo.

Barang bukti curanmor

Sejumlah barang bukti kejahatan curanmor hasil pengungkapan dua sindikat pencurian kendaraan di Bima. Foto: Dedi

Polisi juga mengamankan sejumlah pelaku diantaranya berinisial C (35) asal Donggo, serta R dan S (30) asal Desa Doridungga. Sementara E (20) yang diduga merupakan bagian dari komplotan curanmor asala Parado juga ditangkap dalam operasi yang berbeda.

Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS, SIK SH kepada wartawan di Kantor Polres Bima Kota mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan kedua jaringan curanmor itu tidak berkaitan satu sama lain dan diduga kuat kerap beraksi di sejumlah tempat di Kota Bima.

“Jaringan Parado kami tangkap di Lingkungan Ranggo Kota Bima,” ungkap Kumbul.

Empat unit kendaraan bermotor yang menjadi barang bukti hasil kejahatan komplotan tersebut juga berhasil diamankan polisi.

Berdasarkan keterangan pelaku, satu unit sepeda motor merek Jupiter MX yang disita merupakan hasil tindak pencurian di Kelurahan Rabangdou, sedangkan satu unit motor merek Honda Supra X adalah hasil operasi komplotan ini di Asrama Polisi Gunung Dua. Selain itu juga teridentifikasi barang bukti berupa sepeda motor merek Yamaha Jupiter yang diperkirakan hasil pencurian di area SMAN 2 Kota Bima.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres meminta masyarakat yang merasa pernah kehilangan sepeda motor dengan tipe tersebut untuk datang guna mencocokkan identitas kendaraannya.  “Masih ada satu unit Honda Revo yang masih terus kami dalami lokasi TKP pencuriannya,” tambah Kumbul. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *