Diduga Curi Motor, Pemuda Sanggar Tewas Dibacok

Kota Bima, Kahaba.- Malang nian nasib Buliah H.Malik (23), warga Desa Sanggar (desa pemekaran dari Desa Simpasai) Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Nyawa pemuda ini harus berakhir tragis di tangan sekelompok orang, lantaran diduga hendak mencuri sepeda motor. Kini aparat Kepolisian sedang memburu para pelaku pembunuhan itu.

ilustrasi

ilustrasi

Peristiwa itu terjadi di Desa Simpasai Kecamatan Lambu, Selasa (30/07) sekitar pukul 23.45 Wita. Bermula ketika warga mencurigai tindak-tanduk dua rekan korban, RN dan FD, dengan gelagat hendak mencuri sepeda motor malam itu.

Kecurigaan warga, begitu kuat karena Runa adalah mantan nara pidana (Napi) dengan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). “Warga curiga karena satu temannya itu (Runa, red) adalah mantan Napi Curanmor,” terang Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bima Kota, IPTU Agus Dwi Ananta, SH, di Mapolres Bima Kota, Rabu.

Dikatakannya, setelah lama diintai, sekelompok orang di Desa setempat, kemudian mencegat sepeda motor yang dipakai korban dan dua rekannya. Sekelompok orang itupun membacok korban, sedangkan dua rekannya berhasil kabur. Saat itu, Buliah yang mengendarai motor dan membonceng Runa dan Fudi. “Mereka dicegat, sekelompok orang kemudian membacok Buliah,” ungkap Agus.

Saat insiden pembacokan, lanjut dia, korban sempat berusaha menyelamatkan diri di rumah warga. Namun, nyawanya tidak tertolong karena korban mengalami sebelas sabetan senjata tajam. “Korban keabisan darah dan tewasmalam itu juga,” tandasnya.

Menurutnya, saat itu korban membawa pedang, sehingga sekelompok orang membacoknya. Pasca-kejadian, aparat mengamankan sejumlah barang-bukti (BB) di tempat kejadian perkara (TKP). Diantaranya sebilah pedang dan telepon seluler milik korban, serta sepedamotor yang dipakai korban. “BB motor yang dipakai korban dan temannya ini diduga hasil kejahatan,” kata Agus.

Atas kejadian itu, Agus mengaku, pihaknya kini sedang memburu dua rekan korban yang berasil kabur. Sekelompok orang yag mengakimi korban hingga tewas pun, kini dalam pengejaran pihak Kepolisian. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *