Dokter Sarankan Lubis Dirujuk ke Mataram

Kota Bima, Kahaba.- Delian Lubis (28), korban penganiayaan warga Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Minggu siang ini (11/8/13), masih dilakukan perawatan secara intensif di ruang Inap Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.  Keadaannya semakin memprihatinkan, dan rencananya Lubis akan dirujuk Ke Rumah Sakit Mataram, bila disetujui pihak keluarganya.

Korban penganiayaan, Lubis saat di RSUD Bima, Minggu, 11 Agustus 2013. Foto: Dedy

Korban penganiayaan, Lubis saat di RSUD Bima, Minggu, 11 Agustus 2013. Foto: Dedy

dr. Nia Amelia, kepada  Kahaba mengatakan, Lubis mengalami dua luka robek di bagian kepalanya dan mengalami pecah tulang tengkorak sehingga harus dirujuk ke Rumah sakit Mataram untuk dilakukan operasi.

Menurut Nia, operasi ini harus dilakukan oleh dokter ahli bedah syaraf dan ditunjang peralatan medis yang ada di Rumah Sakit Mataram. “Selain luka di bagian kepala, korban juga mengalami luka robek di bagian telinga dan jari telunjuk di tangan kirinya putus,” ujar Nia di RSUD Bima, Minggu.

Nia pun berharap, pihak keluarga mengizinkan agar Lubis mendapatkan perawatan lebih lanjut di Mataram. “Saat ini, korban dalam kondisi sadar walaupun tekanan darah di bagian kepalanya menurun,” terangnnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lubis yang juga aktivis Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) Bima bertandang ke Desa Nisa yang saat itu sedang bersitegang dengan warga asal desa kelahirannya (Desa Cenggu, red). Karena tak senang dengan kedatangan Lubis, beberapa warga Desa Nisa diduga melakukan penganiayaan terhadap Lubis. [BS/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *