Dirampok di Ncai Kapenta, Sepeda Motor Melayang

Kota Bima, Kahaba.- Sepinya jalur lintas Kota Bima – Wera pada Rabu petang (14/8/2013) sekitar pukul 18.30 Wita, rupanya dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi kejahatan. Salmah (16) dan Ahmad (17) terpaksa harus merelakan sepeda motor dan ponselnya akibat dirampok di kawasan Ncai Kapenta.

Ilustrasi. Gambar Yustisi.com

Ilustrasi. Gambar Yustisi.com

Sebagaimana penuturan para korban di Mapolsek Asakota, pemuda asal Kecamatan Soromandi dan Ambalawi itu awalnya tidak memiliki firasat buruk karena mengaku terbiasa melintasi NCai Kapenta di malam hari.

Namun, naas dan musibah tak bisa dihindari lagi. Mereka kerampokan sepeda motornya setelah diikuti oleh dua sepeda motor pelaku perampokan itu. “Kami sedang dalam perjalanan pulang dari Ambalawi menuju Kota Bima, tiba-tiba Kami di rampok di kawasan Ncai Kapenta,” ujar Salmah kepada sejumlah wartawan di kantor Polsek Asakota, Kamis (15/8/2013).

Awalnya, mereka tidak mencurigai niat buruk empat orang yang menggunakan dua sepeda motor. Namun, setelah kian lama melaju, dua motor tersebut tidak kunjung menyalipnya. Ahmad pun curiga sedang dibuntuti sehingga Ia memacu kecepatan motor yang dikendarainya.

Ahmad terus memacu motornya, ternyata dua motor itupun terus membututi hingga motor Ahmad hilang kendali dan terjatuh.

“Melihat Kami tak lagi berkutik, salah-seorang pelaku kemudian memukul Salmah lalu merampas Honda Beat putih bernomor polisi EA 2940 SH bersama dua handphone dan uang senilaiRp 20 ribu, Untung saja Kami tak kehilangan nyawa,” ujar Salmah.

Usai melakukan aksinya, sambung Salmah, para perampok melaju ke arah Kota Bima. Sedangkan kedua koban kemudian diselamatkan oleh warga yang kebetulan melintas dengan mempergunakan mobil menuju ke arah Ambalawi.

Kasat Reskrim Polres Bima-Kota, AKP Agus Dwi Ananto SH yang dihubungi terpisah membenarkan adanya perampokan di Ncai Kepenta. Pihak kepolisian dalam hal ini penyidik Polsek Asakota sedang menangani kasus tersebut untuk mengungkap para pelaku tindak kejahatan itu. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *