Kemenag Kabupaten Bima Intensifkan Manasik Haji

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kementerian Agama (Kemnag) Kabupaten Bima intensifkan pembinaan manasik haji bagi calon jemaah haji (CJH) tahun 2013. Kendati sejumlah CJH sudah merasa bisa menguasai tatacara haji, namun harus dipastikan mengikuti manasik haji selama 10 hari. Tujuannya, agar para CJH yang menjalani proses ibadah rukun islam kelima di tanah Mekkah nanti, tidak menemui kendala dan menjadi haji yang mabrur.

Salah satu Jemaah Calon Haji (JCH) yang dalam kondisi lumpuh namun tetap bisa melakukan ibadah haji dengan pendamping khusus.

Ilustrasi

Kepala Kemenag Kabupaten Bima, Drs. H. M. Saleh Karim, saat ditemui di ruangannya menjelaskan, jumlah manasik haji yang harus diikuti CJH adalah sebanyak 10 kali. Tujuh kali dilaksanakan di tingkat Kecamatan, dan tiga kali di tingkat Kota Bima. “Untuk tingkat Kecamatan, kami sudah melaksanakan sebanyak tiga kali,” ujarnya, Jumat (16/08/13).

Di tingkat Kota, kata dia, praktik dan manasik haji sudah dilaksanakan tiga kali. Dihadiri seluruh CJH sebanyak 183 orang. “10 kali pelaksanaan manasik itu hak CJH, jadi harus terlaksana,” terang Saleh.

Lanjut dia, CJH harus memperhatikan manasik dan praktek haji yang dilaksanakan sebanyak 10 kali, agar rangkaian haji di tanah suci nanti bisa terlaksana dengan baik dan CJH bisa mendapat predikat haji mabrur.

Mengenai keberangkatan, ia mengaku CJH asal Kabupaten Bima akan berangkat pada gelombang kedua tanggal 25 September, bersama dengan CJH asal Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Ditanya kondisi dan kesehatan CJH sekarang, Saleh mengaku seluruh CJH masih sehat walafiat dan tidak mengalami gangguan kesehatan yang mengkhawatirkan. “Kami berharap CJH nanti yang diberangkatkan hingga kembali dari tanah suci selalu dikarunia Allah SWT kesehatan. Sehingga proses haji bisa dilakukan dengan maksimal,” pungkas Sale. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *