Tunjangan Sertifikasi Guru ‘Ngendap’ di Bank

Kabupaten Bima, Kahaba.- Uang tunjangan sertifikasi Guru di Kabupaten Bima ternyata sudah terparkir di kas Bank. Namun, pencairannya masih menunggu Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Pemerintah. Keluhan itupun muncul dari para guru, lantaran keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi tersebut. Bukan hanya sertifikasi semester dua, tunjangan di triwulan pertama pun ternyata belum dibayarkan oleh pihak Bank Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ilustrasi

Ilustrasi

Seorang guru yang enggan menuangkan namanya mengaku, di tahun 2012 lalu, tunjangan sertifikasi semester kedua biasanya dicairkan bulan Juli. Namun, tahun 2013 ini, hingga bulan Agustus belum bisa ditarik di Bank. “Entah apa alasannya! yang jelas, informasi yang diperoleh uang itu sudah masuk ke dalam rekening Bank,” ujarnya kepada kahaba, Kamis, 22 Agustus 2013.

Dirinya sangat kecewa dengan keterlambatan pencairan ini. Dugaan deposito uang itupun menyerempet dari lisan sumber Kahaba. “Jangan-jangan uang ini di deposito baru dicairkan ke Guru. Kalau dikalkulasi jumlahnya kan puluhan miliah rupiah, tentu bunganya pun fantastis,” sorotnya.

Pihak Bank NTB yang diwakili Immanuel Alexander, kepada Kahaba membenarkan uang tunjangan sertifikasi guru sudah masuk di kas Bank NTB. “Uang itu sudah dikirim Pemerintah Kabupaten Bima sejak tanggal 19 Agustus 2013 lalu,” ujarnya.

Kata Immanuel, total tunjangan sertifikasi Guru semester kedua untuk Kabupaten Bima sekitar Rp 20 miliar. Saat ini, katanya, masih menunggu SP2D dari Pemerintah Kabupaten Bima. Sedangkan pihak BPD sendiri hanya menyalurkan Rp 5 miliar untuk tiga kecamatan di Bolo, Woha dan Sape. Sedangkan Rp 15 miliar di transfer ke BRI untuk alokasi di 15 Kecamatan.

“Uang sertifikasi semester pertama masih tersimpan di BPD Cabang Bima dan belum dialokasikan ke unit dan rekening guru-guru, Kami masih menunggu SP2D dari Pemerintah Kabupaten Bima,” ujarnya.

Ia menambahkan pula untuk tunjangan sertifikasi bagi guru-guru yang belum menerima  sisa triwulan pertama sebanyak 331 orang, bisa mengambil  uangnya mulai hari ini (Kamis, 22 Agustus 2013) hingga  Senin depan. “Yang triwulan pertama bisa diambil hari ini hingga senin depan,” katanya.

Sementara itu dari pihak Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Nasrullah, membenarkan kondisi uang tunjangan sertifikasi semester kedua masih di bank NTB dan BRI dan tidak berani dibayarkan karena SP2D dari Pemkab Bima belum keluar. “Belum bisa dicairkannya tunjangan sertifikasi guru, karena SP2dnya masih di urus di bagian keuangan Pemkab Bima,” ujar Nasrullah kepada Kahaba, Kamis (22/8/2013)

Sedangkan Plt. Sekretaris Daerah, Drs. A. Wahab yang dikonfirmasi terkait penundaan pembayaran tunjangan sertifikasi ini menyarankan untuk menghubungi bagian keuangan saja. “Silahkan tanyakan ke Bagian keuangan untuk masalah itu,” ujar Wahab via ponselnya. [B/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *