Toko Grosiran Sumber Mas, di Demo

Kota Bima, Kahaba.-  Terkait adanya informasi UD. Sumber Mas yang diduga menunggak pajak senilai Rp 11 miliar, ternyata perihal itu menjadi pertanyaan baru Lembaga Pemerhati Transparansi dan Kebijakan Publik (PTKP) NTB. Senin, 09 September 2013 sekitar pukul 10.30 Wita, PTKP menggelar unjuk rasa di depan UD Sumber Mas, di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

PTKP menggelar unjuk rasa di depan UD Sumber Mas, Senin, 09 September 2013. Foto: Gus

PTKP menggelar unjuk rasa di depan UD Sumber Mas, Senin, 09 September 2013. Foto: Gus

Koordinator PTKP, Arif dan 10 anggota PTKP lainnya mengharapkan agar UD Sumber Mas harus transparan dalam setoran pajak sesuai dengan pendapatan Usaha Dagangnya.  Kata Arif, Sumber Mas memang dikenal sebagai penjual grosiran yang laris manis di Kota Bima. Namun, keberadaan toko yang satu ini, dalam bongkar muat barangnya selalu berdampak pada kemacetan jalan.

“Harusnya Sumber Mas harus konsekuen dalam mengembalikan keuntungan lewat pajak sesuai dengan produktivitasnya menujual barang dagangan dengan omset miliaran rupiah itu,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan PTKP, Christian yang menerima pendemo menjelaskan, UD Sumber Mas bukanlah distributor barang. Namun hanya se level grosiran saja. “Mengenai masalah pajak silahkan masyarakat tanyakan ke Kantor Pajak Cabang Bima untuk mengetahui seberapa besar pajak penghasilan UD Sinar Mas,” jelas Christian.

Pertemuan itu pun tak berlangsung lama Karena tak ada titik temu, sekitar pukul 11.40 Wita, PTKP membubarkan diri dengan tenang. Aksi itu diamankan 1 Pleton Personil jajaran Polsek inti kota, 1 Unit Sat Lantas, 1 Unit satuan intelkam yang di pimpin di bawah koordinasi Kapolsek Rasanae Barat, KOMPOL H. NURDIN. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *