Pemuda Rabangodu Utara dan Selatan Bertikai

Kota Bima, Kahaba.- Berawal keributan antar kedua kelompok pemuda yang dilatar belakangi dugaan penganiayaan, Sabtu, 7 September 2013, yang mengakibatkan korban, Warga Rabangodu Selatan (Kampung Rade) luka di bagian kepala. Diduga pula, penganiayaan tersebut dilakukan oleh S alias G dan kawan-kawan, warga Rabangodu Utara.

Korban, Taufik (45) Warga Kelurahan Rabangodu Utara. Foto: Gus

Korban, Taufik (45) Warga Kelurahan Rabangodu Utara. Foto: Gus

Imbas kejadian itu, Minggu, 8 September 2013 sekitar pukul 22.30 Wita, bentrokan dua kelompok pemuda asal Rabangodu Utara dan Rabangodu Selatan kembali terjadi. Bentrokan itu berlokasi di lingkungan rade, batas kedua kelurahan tersebut.

Pantauan Kahaba, kedua kelompok pemuda tersebut saling serang menggunakan batu dan panah. Polisi yang mendatangi TKP berusaha melerai kedua kelompok pemuda  yang bertikai itu. Situasi dapat dikendalikan sekitar pukul 23.00 Wita.

Keributan tersebut menyebabkan Seorang warga Rabangodu Utara terkena anak panah. Korban bernama  Taufik M. Nur (45) yang tinggal di RT 11 RW 04 kelurahan Rabangodu Utara. Korban terkena panah di bagian bahu sebelah kiri dan saat ini sedang mendapat prawatan di RSUD Bima. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *