Bangkai Sapi di kantor Eks Pemkab Bima

Kota Bima, Kahaba.- Seekor sapi yang sudah dalam keadaan bau, dan kondisinya sudah disembelih ditemukan di lingkungan eks kantor Pemkab Bima. Tepatnya di dalam ruangan kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bima yang sudah terbakar, Rabu (25/9/13) kemarin.

Sapi yang disembelih di Eks Kantor BPBD Pemkab Bima. Foto: Bin

Sapi yang disembelih di Eks Kantor BPBD Pemkab Bima. Foto: Bin

Arifin Kasyim, penjaga kantor yang terbakar tersebut mengatakan, saat dirinya hendak mengumpulkan bata di sisa runtuhan tembok, sekitar pukul 09.00 wita,  menemukan seekor sapi yang sudah disembelih dan dikuliti tergeletak. “Awalnya saya mengira sapi yang mati digigit anjing. Setelah mendekat, ternyata sapi tersebut sudah disembelih,” ujarnya.

Tidak berpikir panjang, saat itu juga dirinya melapor ke Polisi. Sesaat kemudian Polisi datang dan melakukan olah TKP. “Polisi juga memeriksa tempat tidur saya,” katanya.

Kondisi sapi yang sudah beraroma busuk itu, sudah tinggal tulang belulang nya saja. “Kemungkinan sapi itu disembelih tengah malam kemarin,” tambahnya.

Ia mengaku, setiap malam pun, ia kerap kali memantau di sekitar lokasi kantor. Hingga pukul 01.00 wita kemarin lusa, tidak menemukan sapi tersebut. “Saat malam kemarin juga saya tidak mendengar ada sapi yang disembelih. Tak ada bekas parang juga,” tuturnya.

Ditanya apakah lokasi kantor tersebut sering ada sapi yang berkeliaran? Kata Arifin, setiap hari sekitar delapan ekor sapi  memang berkeliaran di sekitar lingkungan Kantor Pemkab yang terbakar itu. Ia pun mengaku tidak tahu siapa pemilik sapi itu. “Tapi kata orang sapi itu milik warga kelurahan Penatoi dan kelurahan Santi,” tandasnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, dirinya belum didatangi oleh orang yang merasa kehilangan sapi. “Belum ada pemilik sapi yang datang dan menanyakan masalah kehilangan sapi tesebut,” tambah pria yang mengaku sudah tinggal ditempat itu dua tahun tersebut. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *