‘Jago Merah’ Mengamuk, Dua Rumah Ludes Terbakar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dua unit rumah panggung milik warga di Desa Doro O’o Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, ludes dilahap ‘si jago merah’ dalam insiden kebakaran, Rabu (25/09/13). Diduga, hubungan pendek arus listrik adalah pemicu kebakaran tersebut.

Puing rumah panggung milik korban yang ludes terbakar. foto : AL

Puing rumah panggung milik korban yang ludes terbakar. foto : AL

Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Si Jago merah leluasa melahap dua rumah panggung milik warga RT 18 Desa setempat hingga ludes. Sejumlah rumah panggung lainnya, terbakar pada beberapa bagian. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.00 Wita, setelah warga bahu-membahu menyemprot air menggunakan mesin diesel dan  peralatan seadanya.

Informasi yang dihimpun Kahaba,
Sumber api berasal dari rumah salahsatu warga setempat, Sahdiah Wa’i Diri (79). Dugaan sementara, hubungan pendek arus listrik jadi pemicu kebakaran, karena Sahdiah memasak nasi menggunakan alat pemasak listrik.

Dalam insiden tak terduga itu, rumah panggung yang ludes terbakar masing-masing milik H. Tasrif Hamduh (59) dan Sahdiah Wa’i Diri. Selain rumah panggung 12 tiang, sejumlah harta benda milik H. Tasrif yang merupakan pegawai honor Dinas Pekerjaan Umunm (PU) juga ikut ludes terbakar, termasuk surat-surat penting lainnya. Kerugian ditaksir sekitar Rp 70 juta.

Sedangkan korban Sahdiah Wa’i Diri, selain rumah panggung 9 tiang miliknya, seluruh perabot rumah tangga dan barang lainnya ikut hangus dilahap si jago merah. Kerugian sekitar Rp 15 juta.

Rumah yang terbakar Ringan, yakni rumah milik Bunyamin dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 12 juta, H.Hamzah (kerugian sekitar Rp 3 Juta),
dan Muhdar kerugain sekitar Rp 1 juta. Selain itu, Hamdiah dengan Kerugian sekitar Rp 5 ratus ribu dan Samlan kerugian sekitar 3 juta. [T]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *