Si Jago Merah Lahap Dua Rumah di Rontu

Kota Bima, Kahaba.- Kebakaran kembali terjadi, Kamis (26/9/13) sekitar pukul 14.00 Wita  di lingkungan RT 05 RW 03 Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima. Rumah enam tiang milik ST Mariyam (80) dan rumah milik Nurdin (anak Mariyam) ludes dilahap si jago merah.

Keadaan rumah yang terbakar di Kelurahan Rontu. Foto: Dewa

Keadaan rumah yang terbakar di Kelurahan Rontu. Foto: Dewa

Kebakaran yang diduga disebabkan konsleting listrik itu berangsung dengan cepat. Warga Kelurahan Rontu yang ada disekitar rumah yang terbakar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, karena rumah yang terbakar merupakan rumah panggung, api pun dengan cepat merambat hingga menyambar beberapa rumah di sekitar rumah ST Mariyam dan Nurdin.

Adalah rumah M. Ali dan Tiswan, yang berada dekat dengan rumah st maryam, juga menjadi sasaran amuk api yang tak terkendali. Beruntung rumah dua tetangga ST Maryam itu hanya terbakar di bagian atap dan beberapa bagian sisi rumah saja.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Bima cepat diterjunkan untuk memadamkan api, sehingga apipun mampu dipadamkan dan di lokalisir, tidak merambat ke rumah rumah lain di sekitarnya.

Tidak ada yang bisa diselamatkan dari dua rumah yang ludes dibakar api. Surat surat berharga milik Nurdin telah menjadi abu bercampur dengan abu bangunan rumah miliknya.

Sementara ST Maryam yang sudah uzur, masih untung bisa diselamatkan warga, kendati ternak miliknya yang terjebak dikandang telah mati, hangus bersama rumah milik mariyam.

”Kita kaget Pak, api begitu cepat membesar, saat itu angin begitu kencang sehingga api cepat menjalar kerumah yang berada disekitarnya,” tutur hasan, warga sekitar.

Apalagi di atas rumah yang terbakar, terdapat kabel listrik, yang kemudian membuat warga panik hingga tidak maksimal membantu melakukan pemadaman api di rumah Maryam dan Nurdin. “Sampai kemudian setelah 25 menit api membesar, mobil pemadam tiba di lokasi, untung ada pemadam Pak, kalau tidak habis sudah,” ujarnya.

Akibat kebakaran yang terjadi, kerugian yang dialami warga pemilik emat rumah yang terbakar, mencapai ratusan juta rupiah. Para korban berharap, agar ada bantuan materi dari pemerintah kota bima, untuk meringankan beban yang mereka derita. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *