Tarian Erotis di Kalaki, Dewan Hujan Interupsi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tarian erotis dan pesta miras di Hotel Kalaki beberapa waktu lalu menjadi perhatian semua kalangan. Tak ketinggalan dengan wakail rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Bima. Saat di gelarnya rapat di rumah rakyat Kamis (26/9) lalu, pembahasan masalah tersebut dihujani insterupsi.

Seorang penari asal Suicide Anger Dancer Bali.

Seorang penari asal Suicide Anger Dancer Bali.

Salah seorang anggota DPRD setempat, H. Mustahid H. Kako yang dikenal vokal menyikapi kesenjangan di tanah Maja Labo Dahu itu menegaskan, pesta sabtu malam itu tidak pantas di gelar di tanah yang menunjung tinggi nilai – nilai agama Islam. Dihelatnya itu, sama halnya mencederai norma – norma dan budaya Bima.

Dirinya pun meminta kepada aparat penegak hukum untuk serius menangani persoalan tersebut. jika tidak, jangan sampai peristiwa tersebut justru memantik reaksi masyarakat yang mengarah pada hal – hal yang tak diinginkan. “Jika tida ditangani serius, bukan tidak mungkin insiden tragis yang pernah terjadi di Bima, terulang lagi,” tegasnya.

Tidak hanya dirinya, sejumlah anggota dewan menilai bahwa tarian erotis itu melanggar Undang Undang Porno Aksi. Tarian yang disajikan kepada pengunjung dan disertai peredaran minuman keras sangat bertentangan dengan adat dan budaya masyarakat Bima.

Kata mereka, kasus amoral itu sengaja dipertontonkan. Keberadaan Kapolres Bima pun di tempat itu, juga perlu dipertanyakan. Ada kesan pembiaran yang dilakukan oleh Kapolres Bima tersebut. [B]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Rony X_Pro

    Pihak yang bertangung jawab dalam Pelaksanaan Event di Kalaki Beac itu adalah Event Organizer yang melaksanakan acara tersebut.
    bukan orang-orang yang hadir di acara itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *