Jembatan Lintas Oi Mbo-Ntonggu, Segera Diperbaiki

Kota Bima, Kahaba.Saat meninjau kondisi jembatan Oi Mbo, Jumat kemarin, Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin berjanji akan segera memperbaiki jembatan lintas Oi mbo – Ntonggu tersebut dalam waktu dekat. Mengingat, kondisinya yang sudah semakin parah.

H. Qurais H. Abidin, Walikota Bima.

H. Qurais H. Abidin, Walikota Bima.

Kondisi jembatan yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Bima itu mengalami retak pada bagian tiang tengah penyangga. Kerusakannya makin parah, apalagi lagi jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses tercepat untuk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oi Mbo dari Kota Bima.

Kata dia, perbaikan yang harus segera dilaksanakan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan, saat warga memaksa menggunakan jembatan yang dimaksud. Hanya saja, perbaikan jembatan tersebut bersifat sementara bukan permanen.

Sebagai langkah awal penanganan jembatan ini, lanjutnya akan dilakukan pengerukan pada bagian dasar tiang, kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkan material tiang yang patah. “Bila sudah dikeruk, kemudian kita isi lagi dengan material baru,” katanya kepada Pelaksanan Tugas (PLT) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan, Kota Bima, Ir Supawarman, di lokasi jembatan itu.

Qurais mengungkapkan, untuk perbaikan yang permanen, akan dilakukan pada tahun 2014. Karena anggaran perbaikan harus tercantum pada APBD Kota Bima tahun depan. “Sambil menunggu APBD baru, sebaiknya saat ini kita lakukan penambalan dulu pada tiang,” tuturnya.

Sementara itu, Ir Supawarman mengatakan, rencana pembongkaran tiang tengah penyangga jembatan yang disarankan Walikota sangat bagus. Namun pihaknya tidak langsung mengambil tindakan begitu saja. “Kami akan melakukan penelitian kontruksi tiang penyangga ini terlebih dahulu. Untuk mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan dalam proses berbaikan itu,” pungkasnya. [BK]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *