Pemkab Bima Pusatkan Sholat Id di Lapangan Kara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima memusatkan Perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah tahun 1434 Hijriah di Lapangan Paruga NaE Kecamatan Bolo, Selasa (15/10/13). Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST, Wakil Bupati Bima, Drs. H. Syafrudin H. M. Nur, M.Pd dan sejumlah pejabat teras secara berjamaah sama-sama menggelar sholat Id di sana.

Buatai dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima memusatkan shalat Idul Adha 1434H di Paruga Nae Kecamatan Bolo. Foto: Humas

Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima memusatkan shalat Idul Adha 1434 H di halaman Paruga Nae Kecamatan Bolo. Foto: Humas

Menurut Wabup, H. Syafrudin dalam amanatnya mengatakan, kini kita berada pada bulan Oktober yang sebentar lagi akan tiba pada penghujung tahun. “Selama sepuluh bulan terakhir kata Wabup, kita telah merasakan curahan rahmat dan karunia yang tiada terhingga dari Allah SWT, bila dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya di Tanah Air yang menghadapi beragam ancaman seperti bencana alam, kekeringan, gagal panen dan beragam musibah lainnya. Alhamdulillah daerah kita mendapat anugerah Allah SWT berupa hasil pertanian, peternakan dan sektor lainnya yang tergolong cukup,” jelas Wabup.

Kata Wabu pula, Anugerah ini harus dimaknai sebagai wujud kasih sayang kepada Allah SWT. “Kita harus lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperkaya amal shaleh agar senantiasa dijauhkan dari bala bencana,” ungkapnya.

Perayaan Idul Adha tahun ini bertemakan Dengan Semangat Idul Qurban Kita Bangun Kekuatan Umat. Menurut Wabup, tema ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam menggalang potensi dan meningkatkan kesadaran Umat Islam akan pentingnya kesalehan sosial dan kemandirian umat dalam menghadapi permasalahan sosial yang muncul dari waktu ke waktu.

Karena itu, terangnya, Qurban yang secara harfiah berarti mendekatkan diri kehadirat Allah SWT, diharapkan dapat menjadi pemicu semangat umat Islam untuk menguatkan ikatan antara satu dan yang lainnya. “Saat ini perlu menggalang solidaritas sosial agar keluar dari beragam masalah yang dihadapi tanpa menunggu dan mengharapkan uluran tangan pihak lain,” imbuhnya.

Secara sosial, lanjut Wabup, Ibadah qurban juga mengandung pesan yang kuat bahwa nilai kehidupan kita di dunia adalah kerelaan berkorban dan berbagi dengan sesama manusia tanpa memandang status sosial. “Ini berarti apabila ada diantara kita yang dianugerahkan Allah SWT rejeki yang berlebih, hendaknya memperhatikan kehidupan sesama muslim, baik dalam kehidupan bertetangga, kerabat, keluarga maupun kelompok masyarakat lainnya yang kurang mampu dan beruntung, ” terang Wabup.

Bupati yang didampingi Ketua TP. PKK, Hj. Indah Damayanti Putri, Ketua GOW Hj. Rustina, Kepala SKPD, Camat Bolo dan unsur Muspika tampak khusyu dan khikmad mendengarkan uraian khatib Ketua MUI Kabupaten Bima KH. Abdurahim haris, MA.

KH. Abdurahim Haris, MA dalam tausiahnya mengungkapkan, ketaatan Nabi Ibrahim dan putranya hendaknya tetap menjadi cermin bagi kita yang hidup saat ini bahwa untuk menempuh kehidupan yang mulia dan penuh dengan keberkahan haruslah melalui pengorbanan yang tulus, tanpa pamrih, dan Lillahi Ta’ala, tidak mengharapkan apapun selain ridho Allah SWT.

Sementara itu, Ketua PHBI Kecamatan Bolo, Abdullah S.Pd melaporkan, khusus di kecamatan Bolo, pada Idul Adha tahun ini, tercatat 266 ekor hewan qurban yang terdiri dari 152 ekor sapi dan 114 ekor kambing.

Sedangkan di seluruh kecamatan, se-Kabupaten Bima berjumlah 828 ekor, terdiri dari 471 ekor dapi dan 357 ekor kambing. Bupati Bima secara khusus menyumbangkan sebanyak 18 ekor sapi dan wakil Bupati Bima menyumbangkan sebanyak 12 ekor sapi yang dibagikan pada 18 kecamatan. [BM/HUM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *