Sentuhan SM Group di Hari Raya Qurban

Kota Bima, Kahaba.- Sentral Muslim (SM) Group kembali membagikan daging hewan qurban, Rabu (16/10/13). Idul Adha 1434 Hijriyah ini, SM Group mengurbankan seekor sapi dan dua ekor kambing. “Daging hewan kurban dibagikan pada empat wilayah Kota Bima, yakni lingkungan Mekar Baru Kelurahan Jatiwangi, Penaraga, Rabadompu dan kompleks pertokoan di Kelurahan Serae,” ujar Direktur SM Group, Hadi Santoso, ST, MM.

Sasaran seratusan paket daging Qurban adalah kaum duafa, juru parkir, ojek, dan kusir benhur yang berada di wilayah usaha SM Group. “Pembagian hewan kurban kali ini sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan SM Herbal & Therapy di Jalan Belimbing Nomor 5, Kampung Rato-Rabadompu Barat,” sambung Pjs. Head Office SM Herbal & Therapy, Ust. Adi Wahyuddin, S.Pd.

Pembagian daging Qurban untuk warga Rabangodu utara. Foto: Gus

Pembagian daging Qurban untuk warga Rabangodu utara. Foto: Gus

Berkurban pada momentum Idul Adha,  merupakan kegiatan rutin SM Group sebagai salah satu bentuk pelaksanaan program Sentral Muslim Social Responsibility (SMSR). “Sebagai bentuk rasa syukur dan tanggung jawab sosial. Insya Allah, ini kegiatan rutin yang akan terus kami lakukan tiap tahunnya. Kami hanya mengharapkan ridho Allah SWT dan do’a dari kaum muslimin, sehingga usaha kami ini menjadi jalan kesejahteraan dunia dan akhirat,” terang Hadi.

Selain berqurban, program SMSR juga meliputi pemberian beasiswa, bantuan unit Laptop/Computer, sponshorship, fasilitas rumah ibadah dan Yayasan Islam yang setiap tahunnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Penerina daging kurban, Kamaluddin, mengapresiasi kegiatan SM Group. “Apa yang dilakukan SM Group Ini patut dicontoh, sebagai bentuk sunnah Rasulullah sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial di Kota Bima,” ujar tukang bengkel ini. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *