PAD DTKP 2013 Diprediksi Anjlok

Kota Bima, Kahaba.- Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Bima kemungkinan anjlok dari tahun sebelumnya. Pasalnya, pemasok PAD terbesar dari sektor papan reklame produk rokok tahun 2013 ini dilarang.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kepala DTKP Kota Bima, Ir Azhari dikonfirmasi di kantornya, Kamis (17/10/13) mengakui minimnya capaian PAD tahu 2013. “Dari bulan Januari sampai Oktober ini saja baru mencapai Rp 200 juta dari target Rp 400 juta atau baru 50 persen,” katanya.

Kendala minimnya capaian PAD di DTKP tahun 2013, menurut Azharai karena ada beberapa kendala peraturan perundang-undangan yang baru. Salah satunya, larangan pemasangan papan reklame untuk produk rokok. Ini berakibat selama tahun 2013 tidak ada pemasukan dari satu sektor tersebut. “Padahal, realisasi terbesar untuk capaian PAD selama ini dari reklame produk rokok,” tuturnya.

Bukan hanya faktor ditiadakannya PAD dari reklame rokok, realisasi pendapatan dari sektor Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) pun masih kurang dari masyarakat. Menurut Azhari, kesadaran masyarakat untuk mengurus IMB sangat kurang, terbukti dari banyaknya aktifitas pembangunan saat ini, hampir 50 persen masyarakat tidak mengurus IMB, padahal itu kewajiban.

“Guna mendongkrak kembali pemasukan PAD sektor IMB, Kami sudah membentuk tim untuk melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan yang diketahui tidak memiliki IMB. Ini langkah agar masyarakat sadar untuk mengurus IMB,” katanya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *