Melawan, Pelaku Curanmor Langgudu di Dor

Kabupaten Bima, Kahaba.- Maraknya aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) baik di Kota dan Kabupaten Bima, mendulang tim Buru Sergap (Buser) mengincar pelaku. Sabtu sore, 19 Ooktober 2013, atas informasi masyarakat Tim berangkat ke Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.

Pelaku A yang ditembak petugas saat dirawat di RSUD Bima, Sabtu (19/10/13). Foto: Dedi

Pelaku A yang ditembak petugas saat dirawat di RSUD Bima, Sabtu (19/10/13). Foto: Dedi

Pelaku yang berhasil diringkus tim Buser berinisial A (25), wara Desa Rupe Kecamatan Langgudu. Saat penangkapan, A melawan dan tangan salah seorang petugas mengalami luka. “Saat tersangka melawan dan hendak mengambil pistol anggota, pelaku langsung ditembak di bagian kakinya. Kami pun bertindak agar pelaku tak melarikan diri,” ujar salah seorang sumber Kahaba.

Dari tangan pelaku, bukan hanya sebuah sepeda motor ‘bodong’ bermerk vario. Petugas pun menemukan narkoba jenis ganja dari tangan pelaku. “Kami menduga pelaku baru saja mengkonsumsi narkoba. Saat ditangkap, pelaku sedang berkumpul bersama temannya di salah satu rumah di Desa Rupe. Di situlah kami ringkus pelaku,” imbuhnya.

Sebelumnya, teman pelaku berinisial G Warga Desa Waworada dan H warga Desa Sape telah diamankan lebih awal. Saat ini, G dan H sudah berada di kantor polisi (Gunung Dua), sedangkan A masih dirawat lebih lanjut di RSUD Bima. Pantauan Kahaba, A mengalami luka tembak di bagian kaki kanannya dan A terlihat sudah bisa duduk di kasur ruangan IGD RSUD Bima.

Dari informasi yang dihimpun, A bukan saja pelaku curanmor yang cukup meresahkan, diduga pula A masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kasus Narkoba. “A bersama G dan H diketahui merupakan komplotan spesialis curanmor dan sudah menjadi DPO kasusa narkoba berupa ganja,” ungkap salah seorang anggota pada Kahaba, Sabtu, 19 Oktober 2013. [BS/BM/SR]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *