‘Bogem Mentah’ Melayang ke Ketua BK Dewan Kabupaten

Kota Bima, Kahaba.- Musibah dirasakan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bima, Ahmad Yani Umar, SEi. Pasalnya, saat parkir mobil di depan ATM RSUD Bima, tiga orang pemuda yang diduga warga Kelurahan Rabadompu Barat saling serempet dengan mobil milik Yani. Mereka terlibat cekcok dan pertikaian pun tak bisa dihindari.

Wakapolres Bima Kota, Kompol. M. Nasution. Foto: Gus

Wakapolres Bima Kota, Kompol. M. Nasution. Foto: Gus

Menurut Wakapolres Bima Kota, Kompol. M. Nasution, kejadian ini berlangsung Senin siang, 21 Oktober 2013. Terduga pelaku, MG, warga Rabadompu Barat yang melihat cekcok antara tiga pemuda dan Yani langsung menghampiri dan memukul Yani. Seketika itu pun kericuhan terjadi. “Sementara ini, pelaku MG sudah diamankan di Mapolres Bima Kota,” ujar Nasution.

Nasution menambahkan, selang beberapa saat, tiba-tiba sekelompok orang datang ke RSUD Bima dan terlibat baku ribut dengan MG. Anggota yang mencoba melerai pertikaian itu akhirnya mengalami luka yang diakibatkan sabetan benda tajam.

“Pada saat anggota menginterogasi terduga pelaku MG, datang sekelompok pemuda yang ingin melakukan penganiayaan kembali terhadap MG. Karena menangkis serangan, seorang anggota, Brigader K mengalami luka di tangannya,” jelas Nasution di kantor Satuan Reskrim Gunung Dua, Senin sore (21/10/13).

Sementara ini, anggota yang terluka belum melaporkan kejadian tersebut. Dan pihak terduga pelaku penganiaya Yani, masih diamankan di Polres Bima Kota dalam keadaan terinfus serta masih mual-mual. “Yang melapor hanya pihak Yani dan sudah diambil keterangannya oleh penyidik. Saat ini, kami masih memeriksa saksi dan korban,” tuturnya.

Dari pantauan Kahaba di kantor Satuan Reskrim Gunung Dua, Yani mengalami luka di bagian bawah mulutnya. Tampak pula belasan kelompok pemuda asal Desa Talabiu yang merupakan kerabat dan keluarga Yani. Beberapa anggota DPRD Kabupaten Bima pun terlihat memberikan dukungan moral atas kejadian dan musibah yang menimpa duta Partai Hanura itu. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *