Tuntaskan Kasus Kalaki, kok Repot?

Kabupaten Bima, Kahaba.- Penuntasan kasus Hotel Kalaki Beach, hingga saat ini belum ada titik terang. Pembahasan demi pembahasan terkait adanya minuman keras (Miras) dan sejumlah ijin hotel oleh DPRD Kabupaten Bima, hingga saat ini tidak menukik pada suatu solusi. Terkesan, penuntasan kasus Kalaki Beach begitu sulit dan merepotkan.

Kalaki Beach Hotel yang kini masih dalam sorotan. Penuntasan kasusnya terkesan merepotkan. Foto: Gus

Kalaki Beach Hotel yang kini masih dalam sorotan. Penuntasan kasusnya terkesan merepotkan. Foto: Gus

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Baharuddin, rupanya masih belum menyerahkan putusan hasil pembahasan mengenai hotel Kalaki Beach kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bima. Alasannya, masih ada yang perlu dilengkapi pembahasannya dengan sejumlah Satker terkait.

Selain itu, Baharuddin juga berdalih karena belum berkoordinasi dengan Komisi IV.  “Sekarang masih di Mataram. Nanti setelah kembali dari Mataram kita segera serahkan,” katanya, Kamis (24/10).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, Ahmad, SP, justru mengaku jika pihaknya menunggu koordinasi dari Komisi I yang membahas perijinan hotel. “Nanti kita adakan rapat koordinasi dahulu baru diserahkan kepada Pimpinan Dewan,” ujar Ahmad.  [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *