Masalah Sepele Berujung Kegaduhan di Polsek Rasanae Barat

Kota Bima, Kahaba.- Kegaduhan terjadi di Mapolsek Rasanae Barat Polres Bima Kota, Sabtu (02/11) malam. Keadaan ini di picu dari saling tegur antara pengendara mobil, Muhlis dan pengendara sepeda motor Bolo (panggilan akrabnya) di pintu keluar arena Motor Cross Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kegaduhan di Mapolsek Rasanae Barat, Sabtu malam, 02 November 2013. Foto: AGUS

Kegaduhan di Mapolsek Rasanae Barat, Sabtu malam, 02 November 2013. Foto: AGUS

Dari penuturan Sumber, percekcokan terjadi antara keduanya saat menanjaki jalan pintu keluar. Karena macet, dua kendaraan itu adu serempet.

Lanjut sumber, keduanya terlibat cekcot dan Muhlis diduga menganiaya si Bolo. “Kedua kubu terlibat cekcot, dan diduga Muhlis mencekik Bolo (anak komandan Kompi Brimob Dompu),” terang sumber.

Lanjutnya, kejadian tak terhenti sampai di situ. Bolo dan rekannya yang tak terima penganiayaan itu, tiba-tiba memukul mobil yang dikendarai Muhlis saat melintas di jempatan padolo Kota Bima.

“Muhlis mengejar Bolo dengan stand dongkrak dan mengejar hingga ke Mapolsek rasanae Barat yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP,” ujarnya.

Muhlis membalikkan mobilnya dan mendatangi Bolo ke Mapolsek se tempat.

Pantauan Kahaba, mendengar kejadian si Bolo yang juga warga kampung/lingkungan bara Kelurahan Paruga terlibat perkelahian, ratusan warga berbondong-bondng mendatangi Mapolsek dan ingin mengetahui kejadian tersebut.

Muhlis kemudian mengamankan diri dan melaporkan kejadian pengrusakan mobilnya di Mapolres Bima Kota.

Kepada Kahaba, Muhlis mengaku mobil miliknya ditabrak oleh Bolo yang berada di belakang mobil saat menanjak di pintu keluar arena cross.

“Saya tegur dan dia pun membalas ketus. Akhirnya, dia melaju di sebelah kiri mobil dan membentak Saya. Mobil Saya pun lecet terkena kawat dari sepeda yang diangkut di atas motor milik si Bolo. Karena kesal, Saya turun dan mencekik dia. Kejadian itu pun dilerai aparat dan sudah damai di situ,” cerita Muhlis alias jeger di halaman Mapolres Bima Kota, Sabtu malam (2/11).

Lanjut Ketua SC Lomba Crorr motor itu, saat dirinya malaju ke kota. Tiba-tiba dia dihadang dan mobilnya dirusak si Bolo dan teman-temannya.

“Saya turun dan memukul pantat anak itu dengan stand dongkrak. Mereka lari ke Maposek dan Saya langsung mendatangi ke sana,” ujarnya.

Muhlis mengaku, tiba-tiba masyarakat datang dan Saya langsung ke Mapolres Bima Kota untuk melaporkan pengrusakan mobil Saya,” tandasnya.

Sementara itu, Bolo saat ini berada di kantor Reskrim gunung dua melaporkan penganiayan yang dilakukan oleh Muhlis.

*AGUS

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *