Dilibatkan Melecehkan Wabup, Ali akan Lapor Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Mantan Kepala Bidang (Kabid) KPMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, H. Ali, M.Pd, kesal dengan tuduhan telah melecehkan Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd. Kekesalannya menyusul anggapan Wabup yang merasa dilecehkan terkait foto yang terpampang pada spanduk kegiatan sosialisasi sertifikasi di aula Paruga Nae Kecamatan Woha, Senin (04/11/13) lalu.

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd. Foto: Jompa Mbojo

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd. Foto: Jompa Mbojo

Ali yang baru saja ‘dipelorotin’ jabatannya dari Kabid PNPM menjadi staf biasa pada instansi lain menyusul persoalan foto spanduk tersebut, akan nempuh jalur hukum. Ali benar-benar tidak terima dirinya dituduh telah melecehkan Wabup.

Rencananya, Jumat (08/11/13), Ali akan melapor ke Polres Bima Kota. Barang-bukti spanduk yang dipermasalahkan Wabup, akan dibawa serta sebagai bahan pendukung laporannya.

Ali mengaku, yang dilaporkan ke Polres Bima Kota adalah staf yang memesan spanduk dan pihak percetakan.

Dia tidak mempermasalahkan Surat Keputusan (SK) Mutasi yang diterimanya. Tetapi, dia tidak terima nama baiknya tercoreng lantaran dituduh melecehkan Wabup. “Saya menduga hal ini sengaja difitnah. Saya tidak pernah melecehkan nama baik Wabup, apalagi memasukan foto Kepala Dinas Dikpora dalam spanduk itu,” tegas Ali di Dinas Dikpora, Kamis (07/11/13).

Ali mengaku, sudah memegang spanduk yang menuai masalah hingga dirinya dimutasi tersebut. Niat melapor secara hukum ke Polres Bima Kota, adalah tekadnya untuk merehabilitasi nama baik.

“Spanduk itu sudah saya pegang dan akan saya bawa ke Polisi untuk menjadi barang-bukti. Sangat disayangkan, atasan saya tidak bertanggungjawab terkait masalah ini. Kami dimutasi seolah-olah benar melecehkan Wabub. Padahal, itu tidak benar,” tandas Ali kesal.

*SYARIF

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *