Benda Menyerupai Granat Ditemukan Warga Jatibaru

Kota Bima, Kahaba.- Benda yang diduga bahan peledak menyerupai granat, ditemukan warga di lokasi pembuatan batu bata, depan Terminal Jatibaru Kecamatan Asakota Kota Bima, Kamis (07/11/13). Benda itu ditemukan Anhar (23), warga Kelurahan Jatibaru RT 21 RW 07 sekitar pukul 17.30 Wita.

Tim Gegana Brimob Kompi IV Bima saat mengamankan benda yang diduga granat

Tim Gegana Brimob Kompi IV Bima saat mengamankan benda yang diduga granat

Penemuan benda diduga granat, menyita perhatian warga sekitar. Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, warga setempat melaporkan temuan itu pada aparat Kepolisian.

Anhar menceritakan, benda yang diduga granat ditemukan sebulan yang lalu saat menggali tanah untuk pembuatan batu bata. Dia tidak menyangka menemukan benda bulat berdiameter 15 cm dengan berat sekitar satu kilogram tersebut, adalah granat. Karena tidak tahu, benda tersebut sempat menjadi mainan anak-anak di lokasi pembuatan batu bata. “Awalnya saya kira benda itu bola yang dipakai untuk olahraga tolak peluru, apalagi kondisinya sudah berkarat,” katanya.

Anhar mengaku, benda yang diduga granat telah disimpan selama sebulan. Selama itu, kerap menjadi mainan anak-anak.

Dia baru mengetahui benda itu diduga granat setelah dilihat warga lain, Ferri, yang kebetulan datang ke lokasi pembuatan batu bata dan melihat anak-anak memainkannya, Kamis (07/11/13) sekitar pukul 17.00 Wita.

Cerita Anhar, dibenarkan Ferri. Dia mengaku, saat itu kebetulan jelan-jalan melihat warga yang membuat batu bata di lokasi setempat. “Saya kaget melihat benda menyerupai granat itu dijadikan mainan oleh anak-anak,” katanya.

Kuatir benda itu sewaktu-wakru meledak dan melukai warga, Ferri pun melaporkan pada aparat Kepolisian. Sekitar pukul 19.30, Tim Gegana Brimob Kompi IV Bima pun tiba di lokasi. Tim Gegana lantas mengamankan dan membawa benda yang diduga granat tersebut ke Markas Brimob.

*DEDY

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *