Wabup Himbau Guru Amalkan Jati Diri

Kabupaten Bima, Kahaba.- Saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke–68, Senin (24/11) di lapangan kantor persiapan Bupati Bima,  Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafrudin H. M. Nur, M.Pd mengajak para guru, dosen dan tenaga kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI. Melaksanakan kode etik dan selalu meningkatkan komitmen dan profesioanlisme untuk memberikan layanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd. Foto: Jompa Mbojo

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd. Foto: Jompa Mbojo

Wabup yang membacakan amanat Ketua Dewan Pengurus Nasional Persatuan Guru Republik Indonesia mengatakan, sejak 68 tahun lalu para guru telah memberikan pesan mendasar, bahwa kita tidak boleh terpecah belah dan bercerai berai. PGRI yakin bahwa kekuatan, kemajuan, moral, karakter, dan bermartabat suatu bangsa merupakan efek kumulatif dari upaya pendidikan dan pengajaran yang baik guru memegang peran strategis.

Pada prosesi upacara yang juga dihadiri Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST, Ketua dan anggota DPRD, Ketua TP.PKK, Hj. Indah Damayanti Putri, Ketua GOW, Hj. Rustina, Kadis Dikpora, sejumlah Camat dan kepala SKPD serta pengawas dan jajaran Guru tersebut, Wabup dalam arahan mengatakan, PGRI lahir dari kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan para guru, dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru, dan para pegawai Kementerian Pendidikan dan pengajaran yang baru didirikan.

“Sebagai organisasi profesi guru, PGRI selalu mendorong terjadinya perubahan kinerja dan peningkatan kompetensi guru, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi lebih baik sejalan dengan berbagai upaya peningkatan kesejahteraannya,” tambahnya.

Pada momentum peringatan itu, Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST menyerahkan piagam penghargaan, tropi dan dana pembinaan kepada para guru dan pengawas tingkat TK, SD, SMP,SMA dan MTs berprestasi.

Untuk tingkat siswa, para juara yang telah berhasil masuk peringkat olimpiade Matematika Kabupaten Bima Juara 1 diraih oleh Aan Saputra (SDN Bajo-Soromandi), Juara II diraih Dear Dwi Dianty (SDN Inpres 2 Kananga – Bolo), Juara III diraih  Kamaruddin (SDN Inpres  Sambori – Lambitu), Juara IV diraih Farhatunisa (SDN Donggobolo – Woha), serta juara V diraih Dianti Fani  (SDN 2 Maria – Wawo).

Bupati Bima juga berharap dengan adanya penghargaan yang diraih ini ke depannya para guru dan pengawas dapat lebih meningkatkan prestasi, disiplin kerja.

*DEDY | HUM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *