Menuju e-Government, Pemkot Maksimalkan Pelayanan IT

Kota Bima, Kahaba.- Guna meningkatkan pelayanan, Pemerintah Kota Bima saat ini tengah merencanakan pemanfaatan penggunaan IT (Information Technology, Red) dengan maksimal. Penerapannya pun akan mulai dipercepat.

Kabag Humas dan Protokol Setda kota Bima, Drs. Is Fahmin. Foto: kokretnews.com

Kabag Humas dan Protokol Setda kota Bima, Drs. Is Fahmin. Foto: kokretnews.com

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Drs. Is Fahmin mengatakan, keinginan itu disampaikan Walikota Bima, HM Qurais H Abidin, dalam rapat koordinasi seluruh jajaran Pemerintah Kota pada, Senin (9/12) lalu, di aula Kantor Walikota Bima. Saat itu Walikota Bima meminta penggunaan teknologi sebagai media untuk peningkatan pelayanan.

Diungkapkanya, saat rapat Walikota Bima menjelaskan, di era keterbukaan Informasi ini, istilah e-government adalah istilah yang merujuk kepada penyelenggara pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan informatif. Dimana penyelenggara pemerintahan tersebut mampu memanfaatkan teknologi informasi agar masyarakat mudah mengakses berbagai informasi menyangkut program dan kebijakan pemerintah.

“Kondisi ini lah yang sedang diwujudkan Pemerintah Kota Bima. Diawali dengan pembuatan situs resmi (website) Pemerintah Kota Bima yang beralamat www.bimakota.go.id Situs yang dapat diakses oleh publik sejak akhir tahun 2012 tersebut,” katanya.

Keberadaan website tersbeut sangat memungkinkan warga Kota Bima serta sejumlah pihak-pihak lain seperti Non Government Organization (NGO) dan pelaku usaha untuk mendapatkan informasi menyangkut profil daerah, potensi, struktur organisasi, serta berbagai kebijakan dan program Pemerintah Kota.

Kata Fahmin, Walikota juga mengharapkan penerapan IT dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Kota Bima dapat membuka pelayanan terpadu secara online. “Walikota mengungkapkan kalau penggunaan IT memiliki beberapa hemat biaya, efektif, serta efisien dari sisi waktu,” ujarnya.

Seperti efisiensi, akan sangat terasa dalam hal pelayanan izin. Jika pelayanan izin yang selama ini menghabiskan waktu sekitar lima hari, dengan penerapan IT dapat tuntas hanya dalam waktu lima jam. Hal ini sudah terlaksana dengan baik di beberapa daerah, misalnya Sragen yang pernah meraih predikat Kota Terbaik dalam sistem pelayanan.

Pemanfaatan IT juga memungkinkan terwujudnya transparansi penggunaan anggaran. Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) pengelola website dapat mempublikasikan Anggaran Pendapatan Belanja Belanja Daerah (APBD) mulai dari tahap penyusunan hingga besaran anggaran. “Dan rencana program kerja juga dapat dipublikasikan, agar warga Kota  dapat mengawal pelaksanaan APBD,” tuturnya.

Saat itu, Qurais juga mengungkapkan SKPD yang akan mengelola website Pemerintah Kota Bima itu Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Ia juga mengharapkan kepada seluruh pimpinan SKPD untuk melakukan koordinasi dalam bentuk pengumpulan data menyangkut profil SKPD dan rencana program kerja kepada Humas. “Hal ini sekaligus dapat menjadi wahana promosi bagi SKPD yang bersangkutan agar masyarakat dapat menilai kinerja SKPD terkait,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat diharapkan. Agar tercipta penyelenggaraan pemerintah yang bersih, serta berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK pada tahun 2014.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *