IAKMI Bima Gelar Kegiatan Pengobatan Gratis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan tenaga kesehatan yang tergabung dalam organisasi profesi IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat) Kabupaten Bima, Senin (16/12)  melaksanakan kegiatan sosial yang di Dusun Deda, Desa Wane, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pengobatan massal, sunatan massal dan penyuluhan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Relawan yang menggelar bakti sosial di Kecamatan Parado. Foto: DEDY

Relawan yang menggelar bakti sosial di Kecamatan Parado. Foto: DEDY

Kegiatan ini melibatkan organisasi profesi kesehatan seperti IDI dan PPNI Cabang Bima. Sukarelawan dilepas langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima, drg. Hj. Siti Hajar Yonoes di halaman kantor Kelurahan Lewirato sekitar pukul 07.30 Wita.

Sekretaris IAKMI Kabupaten Bima, Ashadi Husen, S.Km mengatakan, kegiatan baksos ini merupakan kegiatan tahunan yang di lakukan oleh organisasi profesi kesehatan. “Kegiatan ini minimal dilaksanakan selama tiga kali dalam setahun dan bertujuan selain memberikan pengobatan gratis juga menyajikan penyuluhan pada masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Menurutnya, paradigma sehat adalah cara pandang dan pola pikir atau model pembangunan kesehatan yang bersifat holistik. Kata dia, melihat masalah kesehatan yang ada, solusi yang tepat untuk diarahkan adalah peningkatan pemeliharaan dan perlindungan kesehatan bukan pada fase penyembuhan orang sakit atau pemulihan kesehatan.

Ia menjelaskan, perubahan paradigma sakit adalah upaya membuat orang sakit menjadi sehat,  dan paradigma sehat  adalah upaya membuat orang sehat tetap sehat.

“Paradigma sehat adalah mengutamakan promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kadikes Bima, drg.  Hj. ST Hajar Yoenus mengatakan, kegiatan kesehatan seperti baksos di kecamatan parado bukan hanya sekali ini saja, tetapi sudah menjadi agenda rutin di tiap tahunnya.

“Pemerintah melalui Dikes selalu memberikan dukungan pada setiap kegiatan kemanusiaan seperti penyediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan yang dapat membantu kegiatan tersebut,” jelasnya.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *