H. Jalil Dieksekusi Atas Kesadaran Sendiri

Kota Bima, Kahaba.- Setelah proses eksekusi tertunda beberapa kali lantaran Drs. H. Jalil sakit, Senin siang (16/12), mantan Kepala Keuangan Pemerintah Kota Bima yang terbukti melakukan pencairan uang sebesar Rp 1 miliar tanpa mekanisme aturan itu, akhirnya di eksekusi dan di bawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Bima.

Kasi Intel Kejaksa Negeri Raba-Bima, Edi Tanto Putra, SH. Foto: Bin Kalman

Kasi Intel Kejaksa Negeri Raba-Bima, Edi Tanto Putra, SH. Foto: Bin Kalman

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Raba Bima, Edi Tanto Putra, SH mengatakan, H. Jalil sudah dieksekusi, atas kesadarannya sendiri. Karena kabarnya masih sakit, pihaknya mendatangi rumah yang bersangkutan dan menjemput. “Sebelum di bawa ke Rutan Bima, kami membawa H. Jalil ke dokter untuk memeriksa kesehatan. Hasilnya, dokter menyimpulkan H. Jalil layak untuk dieksekusi. Setelah itu dibawa ke Rutan Bima dan dan ditahan,” ujarnya.

Kata pria yang biasa di sapa Edo itu, H. Jalil dieksekusi berdasarkan putusan MA yang menolak Kasasi diajukan oleh terpidana. Dengan demikian, yang berlaku adalah putusan Pengadilan Tinggi Mataram. “Putusannya empat tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan dengan uang pengganti 999 juta subsider satu tahun penjara,” sebutnya.

Ia mengaku, H. Jalil saat dirinya menjabat sebagai Kepala Keuangan Pemerintah Kota Bima sekitar tahun 2005 – 2006 silam, diduga mencairkan dana APBD sebesar Rp 1 miliar, namun pencairan dilakukan secara fiktif tanpa pertanggungjawaban. “Setelah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Raba Bima yang bersangkutan sempat mengembalikan uang sebesar Rp 900 juta,” tambahnya.  

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *