Jalan Santai, Tradisi Kemenag Peringati HAB

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sudah menjadi tradisi, setiap kali peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bima, jalan santai sudah menjadi agenda rutin. HAB tahun ini pun demikian. Seluruh pegawai, karyawan dan siswa di lingkup Kemenag Kabupaten Bima, ikut memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa (24/12).

Suasana acara jalan sehat Kemenag Kabupaten Bima memperingati Hari Amal Bakti. Foto: BIN

Suasana acara jalan sehat Kemenag Kabupaten Bima memperingati Hari Amal Bakti. Foto: BIN

Jalan santai dimulai mulai sekitar pukul 07.00 WITA, star dari Lapangan Merdeka Bima, dan berakhir di kantor Kemenag Kabupaten Bima. Hadir saat itu, Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafruddin, HM. Nur, MPd yang sekaligus melepas secara resmi jalan santai, dan juga dihadiri oleh staf ahli Kementrian Agama.

Sekretaris Panitia kegiatan, Ikhwan Julkifli, SE mengatakan, kegiatan rutin pada perayaan HAB itu bertujuan untuk menyemarakkan perayaan HAB dan sekaligus untuk mempererat tali silahturahim antar seluruh pegawai, karyawan dan siswa lingkup kantor setempat. “Tanpa terkecuali, yang hadir sebegai peserta jalan santai juga dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Bima,” ujarnya.

Kegiatan jalan santi juga dimeriahkan dengan pengundian hadiah dan doorprize, seperti Televisi, Sepeda, Dispenser, dan macam macam hadiah hiburan lain. Termasuk pembagian hadiah dari sumbangan BRI, Bank NTB dan BNI.

Kata dia, jalan santai bukan puncak kegiatan HAB. Untuk acara puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari mendatang di MAN 3 Sila Kabupaten Bima. “Untuk lomba lomba lain pada perayaan HAB yang masih berjalan, pengumuman dan pembagian hadiahnya nanti saat upacara HAB,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Bima, Drs. HM. Saleh Karim kegiatan HAB disemarakkan dengan sejumlah lomba seperti lomba olahraga, MTQ antar siswa Madrasah, Pegawai KUA dan pegawai lingkup Kemenag Kabupaten Bima. Ada juga festival anak saleh, dengan mata lomba,  pidato tiga bahasa yakni bahasa Inggris,  Arab dan Bahasa Indonesia, serta olimpiade sains.

Menurutnya, makna HAB sendiri, merupakan salah satu perenungan kembali dalam rangka mengupayakan pembenahan terkait dengan lima program utama Good Governance di lingkup Kemenag. Seperti meningkatkan pemahaman dan penghayatan dan pengamalan ajaran agama. Kemudian peningkatan pendidikan agama dan keagamaan. Ketiga, peningkatan pelayanan haji dan umrah. Keempat, peningkatan kerukunan antar umat beragama dan pemerintah. Dan yang kelima yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *