Puskesmas Donggo Unjuk Keberhasilan Melalui Bidan Teladan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, patut berbangga. Belum lama ini, salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas setempat, menerima penghargaan dari Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bama. Dia adalah Parniwati, A.Md.Keb, dari Kecamatan Soromandi.

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Parniawati berhasil mendapatkan penghargaan sebagai tenaga kesehatan teladan kategori bidan. Parniawati berhasil terpilih setelah melewati proses pemilihan mulai dari tingkat Puskesmas se-Kabupaten Bima.

Pemilihan Parniawati bukanlah tidak berdasar. Parniawati berhasil  mengumpulkan point tertinggi dari sejumlah komponen penilaian yang ditetapkan.

Yakni, sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, sebagai tenaga pemberdayaan masyarakat, dan sebagai pemberi pelayanan kesehatan. Selain itu, sebagai pegawai Puskesmas, sebagai tenaga kesehatan profesional, dan sebagai anggota masyarakat.

“Ini prestasi yang membanggakan, mudah-mudahan dapat menjadi pemicu semangat kita untuk terus melakukan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kepala Puskesmas Donggo, Ali S.Kep kepada wartawan belum lama ini.

Dia menambahkan, Puskesmas Donggo memiliki banyak perubahan di sektor kesehatan semenjak Bidan Parniawati bertugas. Seperti Juara II menjadi Bidan teladan tingkat Provinsi, juara I tingkat Kabupaten Bima, dan prestasi penting lainnya. “Yang paling penting lagi sampai sekarang tidak ada lagi angka kematian ibu, bayi dan balita. Begitupun dengan pemberian ASI eksklusif oleh ibu menyusui terjadi peningkatan yang cukup signifikan,” ungkap Ali.

Kendati meraih juara I tingkat Kabupaten Bima, Parniawati tidak bisa melanjutkan pada event tingkat nasional, karena hanya mendapatkan juara II tingkat provinsi. Sementara untuk melanjutkan pada tingkat nasional, harus menggandeng juara I tingkat provinsi. *ASMADIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *