Kota Bima Canangkan Open Defecation Free (ODF)

Kota Bima, Kahaba.-  Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin dan Wakil Walikota Bima H.A Rahman H. Abidin, SE secara resmi mencanangkan program “Stop Buang Air Besar Sembarangan” di halaman kantor Pemerintah Kota Bima, Senin (30/12) lalu.

Ilustrasi

Ilustrasi

Acara tersebut juga ditandai dengan pembacaan deklarasi Open Defecation Free (ODF) oleh lima Lurah, yaitu Kelurahan Rabangodu Utara, Rabangodu Selatan, Penaraga, Lewirato, dan Monggonao. Acara pencanangan itu dihadiri oleh Pimpinan DPRD Kota Bima, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Bima, Sekretaris daerah beserta seluruh jajaran pemerintah kota bima, Camat dan lurah, Unsur TP PKK Kota Bima, Tokoh masyarakat, NGO dan LSM.

Dalam sambutan nya, Wakil Walikota Bima H. A Rahman H Abidin, SE menjelaskan upaya mencapai target Millenium Development Goals melalui perluasan akses terhadap air bersih dan layanan sanitasi yang aman, beberapa wilayah di Indonesia melakukan deklarasi “Stop Membuang Air Besar Sembarangan” atau Open Defecation Free (ODF).

Kata dia, ada tiga point penting dalam deklarasi ODF yakni, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, tidak melakukan buang air di sembarang tempat. Lalu, tetap mempertahankan dan meningkatkan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari, serta bertekad mendorong terwujudnya kondisi lingkungan yang sehat dan berkualitas. Ketiga poin tersebut dinilainya memiliki cakupan yang luas dan menyentuh berbagai aspek kehidupan sehari-hari. “Deklarasi ini seharusnya bukan hanya sebuah seremoni, tetapi yang lebih penting adalah niat untuk mengubah perilaku masyarakat,” ujarnya penuh harap.

Dia mengungkapkan, kebanggaannya karena telah ada aksi nyata dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Diawali oleh lima kelurahan, yaitu Kelurahan Rabangodu Utara, Rabangodu Selatan, Penaraga, Lewirato, dan Monggonao, yang diharapkan akan mampu menjadi inspirasi bagi kelurahan lainnya.

“Ini tercapai karena masyarakat lima Kelurahan tersebut adalah masyarakat yang suka bekerja keras dan memiliki rasa kekeluargaan yang kuat. Perilaku hidup sehat harus kita mulai dari hal-hal yang kecil termasuk dalam pengelolaan sampah. Biasakan buang sampah pada tempat yang telah disediakan. Jangan anggap sampah sebagai musuh tetapi anggap sebagai sahabat karena bisa didapatkan banyak manfaatnya,“ ujarnya.

Diakhir sambutan, Wakil Walikota Bima berharap, lima kelurahan tersebut akan menjadi tempat pembelajaran bagi Kelurahan – Kelurahan lain di Kota Bima. Masyarakat harus dapat mempertahankan capaian dan kebiasaan baik ini. Keberhasilan dari program ini akan terwujud apabila masyarakat dapat memanfaatkan dan memelihara secara berkelanjutan apa yang telah dicapai saat ini.

*BIN

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *