DKP Serahkan Bantuan ke Nelayan

Kabupaten Bima, Kahaba.– Disela  kesibukan melaksanakan tugas administrasi pemerintahan, Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafrudin M. Nur. M.Pd, Selasa ( 7/1), menyerahkan bantuan sarana dan prasarana alat tangkap  bagi masyarakat pesisir di halaman kantor Diskanlut Kabupaten Bima.

Wakol Bupati menyerahkan bantuan ke Nelayan. Foto: AGUS

Wakol Bupati menyerahkan bantuan ke Nelayan. Foto: AGUS

Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, Ir. Hj. Nurma dalam laporannya memaparkan dana yang dialokasikan untuk mendukung perkembangan sektor perikanan ini, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Diskanlut Kabupate n.Bima telah  mengalokasikan DAK Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tahun 2013 dengan total pagu dana Rp 4,05 miliar.

Dan pada tahun anggaran 2014 terjadi peningkatan ± 30% alokasi DAK menjadi Rp 5,6 miliar. Dari dana APBD 1  untuk pembelian kapal inkamina di atas 30 GT sebanyak 1 (satu) unit  bagi Kecamatan Sape senilai Rp 1,5 miliar dan revitalisasi saluran tambak Waworada senilai Rp. 300 juta.

Selanjutnya dana APBN untuk program desalinasi air bersih di Desa Bajo Pulo kecamatan Sape dengan alokasi anggaran Rp. 1,9 miliar, program PUGAR untuk tahun 2013 dengan dana Rp 3,37 miliar yang diperuntukkan bagi 108 kelompok atau 1.080 petani garam di 5 (lima) kecamatan untuk lahan seluas 500 Ha. Di tahun 2014 terjadi peningkatan 5 % dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3,4 miliar. Di samping itu, untuk zona pemanfaatan pulau–pulau kecil di Kabupaten Bima sebesar Rp. 700 juta.

Nurma menambahkan,   pada program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri Kelautan dan Perikanan tahun 2013 mendapat alokasi sebesar Rp 1,5 miliar untuk 15 kelompok dan di tahun 2014 mendapat alokasi sebesar Rp 17 miliar untuk 17 kelompok. Disamping itu, melalui program  PUMP Perikanan Budidaya tahun 2013  mendapat alokasi sebesar Rp 390 juta untuk 6 kelompok, sedangkan tahun 2014 alokasi anggaran sebesar Rp 650 juta untuk 10 kelompok. PUMP dan P2HP pada tahun 2013 mendapat alokasi sebesar Rp 500 juta untuk 10 kelompok dan pada tahun 2014 mendapat alokasi sebesar Rp 700 juta untuk 14 kelompok.

Bantuan dana hibah Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berupa 3 unit sampan fiber glass dan mesin untuk budidaya rumput laut senilai Rp 150 juta, dua unit karamba wisata HDPE untuk budidaya ikan karapu  di pantai kalaki desa panda kecamatan Palibelo senilai Rp 2 miliar, bantuan  DMFARM Budidaya Udang Vannamei  di tambak Waworada senilai Rp 3 miliar.

Adapun jenis bantuan langsung masyarakat dari DAK tahun 2013 sebanyak 23 item berupa 3 unit  perahu motor fiber glass ukuran 7 meter, 3 unit Perahu Motor Kayu ukuran 7 meter, 2 unit perahu motor kayu ukuran 5 meter, mesin 23 PK sebanyak 34 unit, mesin 20 PK sebanyak 34 unit, mesin ketinting 5,5 PK sebanyak 63 unit dan beragam material jaring nylon. Jenis bantuan tersebut dikemas  dalam 750 paket bagi 500 orang nelayan.

Pada kegiatan yang dihadiri  anggota DPRD, kepala SKPD Lingkup pemrintah Kabupaten Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima dan warga penerima bantuan, Wakil Bupati dalam arahan menyampaikan, bantuan yang diserahkan merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah bagi warga masyarakat pesisir.
Wakil Bupati berharap kepada penerima bantuan agar dapat memelihara dan dapat digunakan sebaik mungkin barang yang akan diserahkan ini sehingga ke depan dapat dimanfaatkan oleh kelompok penerima bantuan.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati  kepada  Suaeb, ketua kelompok Kasii desa Kanata kecamatan Soromandi berupa mesin 23 PK, M. Saleh keyua. Kelompok So Sanulu desa Mawu kecamatan Ambalawi berupa mesin 20 PK. Bantuan berupa nylon diserahkan kepada ketua kelompok cakalang desa bajo Pulau kecamatan Sape, Samsudin ketua  kelompok Toro Sii desa Buncu kecamatan Sape berupa mesin 5,5 PK, Maman Abdullah ketua  kelompok Kamonca desa Kore kecamatan Sanggar berupa sampan fiber glass, kelompok kapanto desa talabiu kecamatan Woha  kepada Hasia berupa coolbox, kelompok PSM desa Pai Kecamatan Wera  kepada Mastur Ajrul berupa sampan 7 meter.

*AGUS

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *