PU Dituding Umbar Janji, Rusaknya Jalan di Laju

Langgudu-Bima, Kahaba.- Ketimpangan pembangunan infrastruktur khususnya jalan membuat belasan warga Desa Laju Kecamatan Langgudu datangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bima (pemkab), kedatangan mereka, Rabu (21/3) untuk menagih janji pemerintah akan mengaspal jalan ditahun 2011 lalu namun urung dilaksanakan dengan berbagai alasan padahal jalan lintas Wilamawi-Karumbu sudah 17 tahun rusak. warga mengancam bila ditahun 2012 tidak dikerjakan maka ribuan masyarakat akan menjadikan jalan penghubung tersebut sebagai lahan pertanian.

Warga kemudian diterima Kadis PU Pemkab Bima, Ir. Gempo, saat audensi hadir Kepala Bidang Pemeliharaan jalan. Dalam tuntutannya perwakilan warga laju, M. Jafar menuding kinerja Dinas PU tidak maksimal dalam rangka memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Bima selama ini, padahal pihak Provinsi sudah menggelontorkan anggaran Rp5 miliar pada tahun 2011 namun urung dikerjakan dengan alasan klasik minimnya kontraktor di Bima saat ini.

Warga Laju tutup Jalan (sumber:yety gomong.com)

Selain itu juga, Jafar menilai pemerintah selama ini hanya mengumbar janji, rencana ditahun 2011 akan diselesaikan kembali urung dilaksanakan, sementara warga kecamatan langgudu khususnya kondisi jalan dari Wilamaci- karumbu sudah 17 tahun lamanya dalam kondisi rusak tidak pernah dilakukan perbaikan. Disampaikan juga aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan yang hadir adalah berdasarkan hasil pertemuan seluruh warga Desa Laju dan bila tidak bisa ditindaklanjuti ditahun 2012 ini maka ribuan warga mengancam akan menjadikan jalan yang kini dalam kondisi rusak sebagai lahan pertanian warga.

Warga juga mempertanyakan janji pemerintah sebelumnya yang akan melaksanakan pengaspalan seperti yang diungkapkan kadis PU Ir. Nggempo, padahal janji tersebut disampaikan dihadapan rakyat bayak namun sampai dengan saat ini tidak pernah direalisasikan. Alasan bahwa jalan tersebut adalah jalan provinsi menurut Jafar adalah alasan pembenaran dan menunjukkan tidak ada niat pemerintah daerah khususnya Dinas PU untuk bekerja dengan maksimal. Harusnya pemerintah daerah dapat melakukan pembicaraan dengan pemerintah provinsi (pemprov) NTB atas kebutuhan pembangunan infrastruktur bagi jalan di Bima tidak malah berdiam diri seperti saat ini.

Sementara itu Kepala Dinas PU, Ir. Nggempo kepada warga berjanji akan merealisasikannya tahun 2012, untuk sementara ini dianggarkan untuk pengaspalan dari Wilamaci-Waworada sepanjang enam kilometer dan sebaliknya dari Waworada-Wilamaci sepanjang enam kilometer sementara untuk sisa jalan sepanjang lima kilometer dari total panjang jalan 24 kilometer akan dianggarkan melalui APBD Perubahan Provinsi NTB tahun 2012.”saya tidak berjanji namun akan berusaha,” tegasnya.

Nggempo juga menyampaikan bahwa masalah pembangunan infrastruktur jalan di Bima sangat rumit dan terkendala masalah anggaran, sejumlah jalan provinsi yang seharusnya pembangunannya dengan alokasi APBD I sampai saat ini cukup minim digelontorkan dana, hanya sebagian kecil saja, sementara satu-satunya di Indonesia pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaranya mencapai Rp.20 milyar untuk pengerjaan jalan provinsi adalah Kabupaten Bima dan itu sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 lalu.

Tentunya jelas Nggempo pihaknya akan terus berjuang agar jalan-jalan di Bima kedepan lebih baik dan layak tidak saja menunggu kucuran dana baik dari dari provinsi namun juga melobi sampai ditingkat pusat untuk dikucurkan anggaran bagi pembangunan infrastruktur yang ada saat ini. Diceritakan juga jalan yang menjadi perhatian selain Laju juga masih bayak, dicontohkan jalan penghubung Parado-Hu’u Dompu, Sampungu seterusnya dan jalan di wilayah tambora. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *