35 Tahun Berpisah, Alumni SMPPN Gelar Reuni

Kota Bima, Kahaba.- Suasana bahagia dan haru selimuti reuni Sekolah Menengah Pembangunan Pertama Negeri (SMPPN). Acara yang dihelat dua malam satu hari itu, mulai Jumat (10/1) malam itu menghadirkan sebanyak tujuh alumni sejak angkatan pertama tahun 1978 silam.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ketua I Panitia Ir. Darwis mengatakan, dulu sekolah tersebut didirikan oleh Satuan KKO dari angkatan Laut. SMPPN diproyeksikan untuk menuju pembangunan di zaman Pelita waktu orde baru. “Angkatan pertama awalnya hanya dua kelas saja. Seiring waktu, setiap tahun jumlah siswanya pun makin bertambah,” ujarnya.

SMPPN hanya punya tujuh angkatan, dimulai angkatan pertama tahun 1978, sampai tahun 1984. Lalu beralih ke SMU 2 Bima hingga tahun 1995. Kemudian diganti lagi nama sekolah menjadi SMAN 2 Kota Bima sampai sekarang. “Sejak angkatan pertama hingga hari ini, Kepala Sekolah nya sudah sepuluh orang,” sebutnya.

Ia mengaku, yang hadir saat cara didominasi oleh para alumni diluar NTB, sekitar 230-an orang. “Alhamdulillah angkatan SMPPN rata rata menjadi orang yang sukses,” tuturnya.

Untuk rangkaian acaranya, Jumat malam dilaksanakan sholat magrib dan Isya bersama, dilanjutkan dengan ceramah agama. Paginya, Sabtu (11/1) jalan sehat, dari Paruga Nae dan berakhir di SMAN 2 Kota Bima. “Pagi hari kami juga melakukan penghijauan di sekitar sekolah. Kemudian tatap muka dengan siswa, malam harinya temu kangen dan acara hiburan,” urainya.

Sementara sejumlah guru guru SMPPN yang sempat hadir masing-masing Isnandi Wijaya, Latongan Manihuruk, Drs. H. Ramli, Drs. Jati Mulyo, Drs. H. M. Tahir, Ahmad. Hj. Sumiati Dul, Drs. Syafrudin. “Ada yang menarik saat pertemuan awal acara. Tidak ada kata kata yang bisa diungkapkan. Semua saling memeluk dan menangis antar alumni dan guru. Karena larut dalam bahagia dan haru, susunan acara awal tidak dilaksanakan,” terangnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bima Drs. H. Sahbudin yang juga alumni SMPPN menambahkan, dasar kegiatan tersebut dihelat sejak dua tahun. Rencana dan ide–ide sudah di bahas, terutama oleh sejumlah alumni yang berada di luar daerah. “Motivasi besar acara ini harus dilaksanakan karena SMPPN nya sudah tidak ada, berganti dengan SMAN 2 Kota Bima. Selain itu, rasa rindu selama 35 tahun ingin bertemu kembali.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *