Mahasiswa Stikes Demonstrasi Desak Kepala Dikes Dicopot

Kapaten Bima, Kahaba. Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yahya Bima, Senin (03/02/14), mendatangi kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima. Mereka mendesak Kepala Dikes setempat, Drg. Siti Hajar Yoenus, segera dicopot dari jabatananya, karena dinilai telah mengeluarkan pernyataan yang salah dan keliru terhadap legalitas Stikes Yahya Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Puluhan mahasiswa berjas almamater ungu yang dipimpin langsung Ketua Stikes Yahya Bima, Abdurrahman, S.Kep. Ners, juga mendesak Kepala Dikes untuk segera mencabut kembali Surat Edaran (SE) Nomor 800, terkait legalitas ijazah STIKES Yahya Bima. SE tersebut telah disebarkan pada sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) di Kota dan Kabupaten Bima.

Menurut mahasiswa, SE yang ditandatangani Kepala Dikes Kabupaten Bima tersebut cacat hukum, karena sarat dengan kepentingan pribadi. Mahasiswa juga menuding, jika SE Kepala Dikes yang menyatakan Ijazah yang diterbitkan Stikes Yahya Bima tidak sah adalah akal-akalan Kepala Dikes. “Pernyataan Kepala Dikes tersebut tidak mendasar, karena ijazah kami legal secara hukum,” ujar Abdurrahman.

Tidak hanya itu, mahasiswa menilai, SE yang diterbitkan tersebut telah merugikan banyak pihak, termasuk alumnus Stikes Yahya Bima yang berjumlah 350 orang. “Untuk itu, kami menuntut Kepala Dikes Kabupaten Bima harus bertanggungjawab atas pernyataan yang telah dikeluarkanya itu,” tandas Abdurrahman.

Jika tuntutan mahasiswa tersebut tidak dikabulkan, mahasiswa mengancam akan melakukan unjuk rasa besar-besaran dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Kepala Dikes yang diminta mahasiswa untuk bertemu, tidak berada di tempat. Kabarnya, Kepala Dikes sedang berada di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima.

Beberapa saat kemudian, Sekretaris Dikes Kabupaten Bima yang mewakili Kepala Dikes pun menemui puluhan mahasiswa. Dalam nota pesan yang disampaikan Kepala Dikes, Sekretaris Dikes, mengatakan, akan mencabut SE yang diterbitkannya itu. Kemudian, Kepala Dikes menyatakan mundur sebagai Ketua Stikes Yahya Bima fersi Yayasan Islam Masyarakat Bima, karena kan fokus pada urusan dinas. Namun, Dikes tidak bertanggungjawab terhadap  pelaksanaan Stikes Yahya Bima.

Sebelum menyampaikan aspirasi di Dikes kabupaten Bima, puluhan mahasiswa berorasi di perempatan gunung dua Kota Bima. Aksi mereka di bawah pengamanan ketat aparat Kepolisian Resort (Polres) Bima Kota dan Sat Pol PP Kabupaten Bima.

Di depan Dikes Kabupaten Bima, mahasiswa dan aparat terlibat saling dorong. Puluhan mahasiswa mencoba merengsek masuk ke adalam area kantor Dikes, namun ditahan aparat di depan pintu masuk dinas setempat.

*SYARIF/DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *