Protes Pengumuman CPNS, Honorer K2 ‘Geruduk’ Pemkot Bima

Kota Bima, Kahaba.- Pengumuman 419 nama CPNS Kota Bima yang lulus seleksi dari tenaga honorer daerah kategori 2 (K2) menuai protes. Senin (17/2/2013) kemarin ratusan honorer K2 yang pun mendatangi Kantor Walikota Bima. Mereka menuntut pengumuman kelulusan itu dibatalkan karena sarat dengan penyimpangan dan tidak memenuhi rasa keadilan.

Pengunjukrasa membakar seragam kerja pegawai honorer dalam aksi unjuk rasa menentang pengumuman CPNS di halaman kantor Pemkot Bima. Foto: Sofiyan Asy'ari

Pengunjukrasa membakar seragam kerja pegawai honorer dalam aksi unjuk rasa menentang pengumuman CPNS di halaman kantor Pemkot Bima. Foto: Sofiyan Asy’ari

Massa yang terdiri dari tenaga honorer daerah Kota Bima itu datang pada  pukul 09.00 Wita. Dengan berseragam kerja, para pengunjukrasa mendorong pintu gerbang kantor Pemkot Bima hingga jebol. Tak hanya para pria, tampak pula diantara mereka pegawai wanita yang menyuarakan rasa tidak puasnya terhadap pengumuman pemerintah beberapa hari sebelumnya tersebut.

Koordinator aksi, Dedi Alfrianto dalam orasinya menegaskan bahwa pengumuman kelulusan K2 tersebut tidak memberikan rasa keadilan dan diduga penuh penyimpangan, terlebih lagi bagi tenaga honorer yang sudah lama mengabdi. ”Yang diluluskan lebih banyak tenaga sukarela yang baru mengabdi. Lalu SK yang ditanda tangani siapa sehingga mereka bisa menjadi KII?“ tanya honorer yang mengabdi di Sekretariat DPRD Kota Bima itu.

Sementara dirinya dan sejumlah tenaga honor lain yang sudah mengabdi begitu lama di sejumlah instansi, tidak pernah diperhatikan. “Ada banyak tenaga honorer K2 siluman yang diluluskan. Yang benar saja,” sorotnya.

Amarah massa semakin tak terkendai, ratusan pegawai honorer yang nasibnya tidak menentu akibat tidak lulus itu, mengamuk. Bahkan sebagian honorer wanita menangis histeris dan bahkan ada pula yang terlihat pingsan.

Kemudian massa merangsek masuk, hingga sebagian baju keki yang selama ini dipergunakan untuk mengabdi di Pemkot Bima, dibakar. “Walikota segera keluar dari kantornya, temui kami, “ teriak massa aksi.

Melihat kondisi aksi yang riskan, pengamanan pun kemudian diperketat. Dua Truk Polisi tiba lagi di kantor Pemkota Bima. Dan usaha polisi mendinginkan suasana berhasil, dengan menggiring massa masuk hingga ke pelataran halaman Kantor Walikota. Keinginan pejabat Pemkot setingkat Asisten, perwakilan tenega honorer KII untuk duduk audensi dengan Walikota diruangan, sama sekali tidak digubris.

Massa aksi bertahan, baik Walikota atau Wakil Walikota, untuk keluar menemui mereka tanpa ada perwakilan. Selang beberapa saat, Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin SE, hadir menemui massa aksi yang sudah berada di halaman Kantor Walikota.

Korlap aksi pun kemudian menyampaikan beberapa poin tuntutan atas dugaan penyimpangan kelulusan tersebut. Diantaranya, menuntut Kepala BKD dicopot dari jabatan, menverifikasi ulang lulusan K2 yang diduga banyak siluman. “Bila perlu batalkan hasil pengumuman K2 untuk Kota Bima,” tegasnya.

Rahman pun meminta untuk ditunjukan siapa saja yang menurut massa aksi para tenaga sukarela yang lulus bermasalah. “Silakan lapor dan berikan bukti otentiknya pada Saya. Akan segera kami sikapi sesuai aturan yang berlaku,“ janjinya.

Tidak itu saja, ia juga membacakan isi surat dari Kemenpan – RB pada poin 4, masing-masing instansi sebelum menyampaikan usulan permintaan NIP ke BKN, wajib memverifikasi ulang kebenaran dokumen dari masing-masing tenaga honorer K2. Dan apabila kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administrative yang ditentukan, yang bersangkutan tidak akan diangkat atau dibatalkan menjadi calon Pegawai Negeri Sipil.

Merujuk dari isi surat tersebut, lanjutnya, mengisyaratkan bahwa masih ada waktu untuk memferikasi keakuratan dari data pegawai yang dimiliki tenaga honorer yang sudah lulus. Oleh karenanya Ajiman, meminta pada massa aksi untuk melaporkan kejanggalan yang ditemui pada kelulusan K2.

Aksi demo tidak berhenti disitu, ratusan massa menuju ke Kantor BKD Kota Bima. Aksi tidak berlangsung lama, karena Kepala BKD, Drs. Mukhtar Landa, MH yang berusaha ditemui masssa tidak berada di tempat. Bahkan sebelum massa aksi menuju kantor DPRD Kota Bima, seluruh ruangan di kantor tersebut di sweeping perwakilan massa aksi dengan dijaga ketat aparat kepolisian Resort Bima Kota. Sayang kepala BKD yang ingin ditemui memang tidak ada di ruangannya.

Aksi dilanjutkan di Kantor DPRD Kota Bima. Massa aksi ditemui Komisi A yang diwakili, Drs. H. Mukhtar Yasin MAp dan Sudirman DJ, SH. Kedua anggota dewan itu secara tegas siap menyikapi tuntutan pegawai honorer K2, asalkan bisa menunjukan dan melaporkan kejanggalan tersebut dalam bentuk data yang valid. *BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. tanti ramlan spd

    Lolos PNS Guru di lingkungan kemenag JABAR. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda semua khsusnya untuk temen2 tenaga honorer yang sudah lama mengabdi, Bahwa dulunya saya ini juga hanya
    seorang Honorer biasa di salah satu sekolah dasar di daerah prov JABAR, tepatnya di (KAB CIREBON). 9 tahun lamanya saya jadi tenaga
    honorer belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 3 kali mengikuti ujian,
    dan membayar puluhan juta namun hasilnya nol, saya gagal uang pun tidak kembali bahkan saya
    sempat putus asa.dan tidak sengaja sy ketemu teman lama yg kebetulan juga guru SD, sayapun curhat dan menceritakan semua yg saya alami,dan temen saya itu memberikan no tlp Bpk Dede djunaedy,
    M.Si. Selaku( Direktur pengadaan PNS) BKN PUSAT yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya jadi PNS, saya pun coba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu dan menyuruh saya mengirim Berkas dan NO TES(peserta ujian)kembali melalui Email,alhamdulillah NIP dan SK saya akhirnya keluar.
    Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus
    berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisah
    nyata dari saya.untuk hasil ini saya ucapkan banyak terimakasih kepada : 1.
    ALLAH SWT; karena KepadaNya kita meminta dan memohon. 2. Terimakasih
    untuk khususnya Bpk. Drs DEDE DJUNAEDHY, M.Si. Beliau selaku (Direktur
    pengadaan PNS) BKN PUSAT,dan beliaulah yang membantu kelulusan saya, akhirnya SK saya tahun ini bisa keluar.Teman teman yg ingin
    seperti saya silahkan anda hubungi bpk DEDE DJUNAEDHY, M.Si. No.0823 9619 7937 Siapa tau beliau mau membantu..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *