Anggota DPRD Kota Bima Didominasi Wajah Baru

Kota Bima, Kahaba.- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bima menetapkan 25 calon terpilih anggota DPRD Kota Bima pada Rapat Pleno, Senin (12/5). Skuad penyambung aspirasi rakyat periode 2014-2019 tersebut, didominasi wajah baru sebanyak 19 orang. Enam orang lainnya merupakan wajah lama (incumbent/petahana).

Suasana, Rapat Pleno KPU Kota Bima, Senin (12/5). Foto: BIN

Suasana, Rapat Pleno KPU Kota Bima, Senin (12/5). Foto: BIN

Berdasarkan data hasil Pleno KPUD Kota Bima, pada Daerah Pemilihan Kota Bima Satu (Dapil I Asakota, 5 kursi) kursi pertama diraih oleh Khalid dari Partai Gerindra dengan perolehan suara sebanyak 1.252. Kursi dua sampai lima masing-masing diraih Drs. H. Ruslan (PDIP) 1.199 suara, H. Sidra (PPP) 1.065 suara, Ir. M. Nor (PAN) 850 suara, dan Hj. Anggriani, SE (PBB) 844 suara.

Dapil Kota Bima II (Mpunda-Rasanae Barat, 11 kursi), kursi pertama diraih Alfian Indrawirawan, S.Adm dari Partai Golkar dengan perolehan suara sebanyak 1.830. Kemudian Selvy Novia Rahmayani (Demokrat) 1.432 suara, Feri Sofiyan, SH (PAN) 1.411 suara, M. Tajil Arifin, SH (PDIP) 1.266 suara, A. Sa’at A. Djafar (Golkar) 1.122 suara, Sudirman Dj, SH (Gerindra) 951 suara, Agus Wirawan, SE (PAN) 792 suara, Muthmainnah (Nasdem) 748 suara, Taufik H.A. Karim, SH (PPP) 704 suara, Dedi Mawardi (Hanura) 644 suara, dan Anwar Arman, SE (PKS) 567 suara.

Dapil III (Raba-Rasanae Timur, 9 kursi), kursi pertama diraih Syahbuddin dari Partai Gerindra dengan perolehan suara sebanyak 1.315. Kemudian H. Ridwan H. Mustakim (Demokrat) 1.262 suara, Syamsuriah, SH (PAN) 1.250 suara, Najamudin (PKPI) 1.122 suara, Taufikurrahman (PDIP) 908 suara, M. Irfan, S.Sos, M.Si (PKB) 705 suara, H. Armansyah (PKS) 643 suara, M. Safie, ST (Golkar) 628 suara, dan Edy Ikhwansyah, SE (PPP) 439 suara.

*YUDHA

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *