K2 Kemenag Masih Tunggu Nasib

Kota Bima – Kahaba.- Nasib kelulusanCPNS Kategori Dua (K2) di Kementrian Agama (Kemenag) secara nasional hingga saat ini tak kunjung diumumkan. Masing – masing daerah pun masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari Pemerintah Pusat.

Ilustrasi

Ilustrasi

Di Kota Bima pun, hingga saat ini masih menanti pengumuman kelulusan tersebut. Bahkan beberapa hari yang lalu pihak Kemenag Kota Bima sudah memberikan pernyataan dalam bentuk surat tentang K2 yang benar-benar ril dan bisa dipertanggungjawabkan sesuai edaran Menpan – RB.

“Segala kebutuhan yang diminta oleh pemerintah pusat kaitan dengan K2 sudah kami serahkan,” ujar Kepala Kemenag Kota Bima, Drs. H. Syahrir.

Saat ditemui Rabu (14/5), ia mengaku, info didapat pihaknya tentang hasil K2 yang belum diumumkan, karena masih belum ada tandatangan pernyataan pengabdian dari masing-masing wilayah seluruh Indonesia.

Pihaknya pun, hanya bias masih menunggu keputusan, demikian pula dengan pihak Provinsi. Karena sesungguhnya dari pemerintah pusat yang akan menentukan. “Bukan ditentukan oleh pihak Kemenag RI. Tapi oleh Menpan – RB,” jelasnya.

Ditanya mengenai jumlah peserta K2, Syahrir menyebutkan jumlah yang ikut test sebanyak 75 orang. Namun hanya 22 orang yang bersedia ditandatangani pernyataan pengabdian oleh masing-masing Kepala Sekolah dan kepala KUA. Artinya, yang benar-benar murni sesuai pengabdian yakni sebanyak 22 orang.

“Mengenai surat pernyataan pengabdian kita betul-betul harus mengatakan yang sebenarnya. Dari pada muncul persoalan lain dikemudian hari,” katanya.

Dia juga menghimbau kepada 22 yang menunggu kelulusan untuk tetap tenang dan bersabar. “Semoga dalam waktu dekat hasilnya bisa segera diumumkan,” harapnya. (BIN)

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *