Tahun 2013, Kasus TBC di Kota Bima Meningkat

Kota Bima, Kahaba.- Dari tahun ke tahun, penyakit Tuberculosis (TBC) di Kota Bima mengalami peningkatan. Tercatat, di tahun 2013 angkanya sudah mencapai 175 kasus.

Ilustrasi

Ilustrasi

Penyakit kronis yang menyerang paru-paru tersebut tergolong penyakit sejak jaman dulu. Dan sampai sekarang belum bisa diberantas dengan tuntas.

“Sebenarnya TBC itu bisa disembuhkan, tapi persoalannya lama, butuh sekitar satu tahun untuk disembuhkan,” ujar Kepala Dinas kesehatan Kota Bima dr. Agus Dwi Pitono MARS.

Ia menyebutkan, target CRD TB sebanyak 80 persen atau 245 kasus pertahun. Namun cakupan penderita TB sejak Tahun 2011 lalu sebanyak 50 persen dengan jumlah sebanyak 150 kasus. Kemudian tahun 2012 sebanyak 37 persen dengan jumlah sebanyak 108 kasus. Dan pada tahun 2013 sebanyak 57 persen dengan jumlah 175 kasus. “Dari tahun ke tahun mengalami peningkatan,” katanya.

Menurut Agus, kendala meminimalisir menularnya TBC dan menjadi hambatan itu, karena yang sakit tidak tahu jika dirinya sakit dan menular. Kemudian stigma buruk dari masyarakat yang membuat malu dan yang bersangkutan tidak mau berobat.

Kemudian yang kedua yakni, mencari penyakit tersebut. Karena penyakit TBC berbeda dengan penyakit lain. Jika penyakit lain orangnya bisa datang berobat, tapi TBC justru di cari oleh petugas dari rumah ke rumah, per lingkungan, ke pasar dan bahkan ke sekolah. “Upaya terus mencari masih terus dilakukan, dan ini rutin,” tuturnya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *