Bangun Lapangan, Kemenpora Kucurkan Rp 7,25 M

Kota Bima, Kahaba.- Untuk pengembangan dan pembinaan atlet Kota Bima, Kemenpora kini menyediakan anggaran sebanyak Rp 7,25 miliar untuk membangun lapangan .

Ilustrasi

Ilustrasi

Hanya saja, setelah dua orang pejabat utusan Kemenpora yang hadir di Kota Bima untuk verifikasi dan menanyakan kesiapan Pemkot Bima menawarkan dua opsi, apakah Pemkot ingin membangun venue atletic sintetic track berskala internasional atau membangun lapangan sepakbola.

“Dua utusan dari Kemenpora tersebut telah melihat langsung kondisi lapangan Manggemaci, opsi yang mana akan dipilih oleh Pemkot Bima,” ujar Sekretaris KONI Kota Bima, Drs. Alwi Yasin, MAP Jumat (16/5).

Kata dia, syarat yang mesti dipenuhi Pemkot jika telah menentukan pilihan atas dua opsi dimaksud, mesti menyediakan lahan dan anggaran untuk pemagaran. Terlebih jika menyimpulkan akan dibangun venue atletic sintetic track.

Alasannya, menurut utusan Kemenpora, jelas Alwi, pemagaran itu perlu sebagai bentuk pemeliharaan lapangan yang akan dibangun dan dipergunakan. Seperti pelarangan tidak membuang puntung rokok pada areal track, harus menggunakan sepatu dan untuk lapangan yang berada di dalam lintasan tidak bisa digunakan bersamaan dengan lapangan sepak bola.

Lantas opsi mana yang akan dipilih Pemkot Bima, Alwi mengaku akan konsultasi lebih awal dengan Walikota Bima. Tetapi yang pasti katanya, pengerjaan lapangan sepenuhnya melibatkan rekanan dari pusat. “Itu Isyarat yang disampaikan pihak Kemenpora,“ tandasnya.

Kalau dibuat venue atletic, katanya, tentu lintasan yang ada sekarang (lapangan atletik Manggemaci) akan direnovasi secara total. Sebab, kondisi lintasan yang ada sekarang, belum memenuhi syarat secara nasional atau kurang dari 400 meter.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *