Siswa SMAN 2 Kobi Borong Prestasi di O2SN Mataram

Kota Bima, Kahaba.- Bicara prestasi di bidang olahraga untuk tingkat SMA dan sederajat. Lebih khusus mata lomba Lari dan Pencak Silat, kemampuan siswa SMAN 2 Kota Bima, sudah tak diragukan lagi.

Kepsek SMAN 2 Kota Bima Drs. H. Syahbudin menunjukan enam piala yang diborong oleh siswanya di O2SN Mataram. Foto: Bin

Kepsek SMAN 2 Kota Bima Drs. H. Syahbudin menunjukan enam piala yang diborong oleh siswanya di O2SN Mataram. Foto: Bin

Pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi NTB yang di helat di Kota Mataram baru – baru ini, siswa SMAN 2 Kota Bima berhasil meraih juara umum. “Siswa tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tapi juga membuat bangga daerah Kota Bima,” ujar Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bima Drs. H. Syahbudin, Selasa (20/5).

Ia mengaku, dari enam mata lomba, lari jarak pendek 100 meter putra dan putri, siswanya yang bernama M. Surono dan Nuraini berhasil menyabet medali emas. Kemudian pada kejuaraan Pencak Silat Putra dan Putri, masing- masing M. Fikri dan Nursahraini juga menyumbang medali emas.

Sedangkan pada lomba Lompat Jauh putra dan putri, M. Surono dan Nuraini hanya meraih medali perunggu. “Kendati pada lomba Lompat Jauh hanya dapat perunggu. Namun tidak mengurangi kebanggan kami,” katanya.

Menurut Syahbudin, siswa – siswi nya tersebut sejak awal memang berprestasi pada setiap kejuaraan. Berkat kemampuannya di O2SN tingkat Provinsi NTB, mereka dikirim lagi untuk berlaga ditingkat Nasional yang akan diselenggarakan di NTB. “Khusus M. Surono, akan menjadi aset Nasional, karena sudah dipilih untuk masuk ke Pelatnas,” bebernya.

Berkat prestasi yang membanggakan tersebut, lanjutnya, siswa – siswinya akan dibebaskan segala biaya di sekolah. “Siswa berprestasi bahkan kami berikan beasiswa,” tambahnya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *