Ribuan Ha Tanaman Petani Desa Sangeang, Rusak

Kabupaten Bima, Kahaba.- SemburanDebu vulkanik Gunung Sangeang Api tentu membawa dampak buruk bagi warga Desa sekitar. Pasalnya, debu yang sudah selimuti wilayah Desa Sangeang pulau dan Darat, berdampak pada kerusakan tanaman petani.

Ilustrasi

Ilustrasi

Diperkirakan ribuan hektar lahan petani tidak bisa diselamatkan. Pun jumlah kerusakan meluas di sekitar Desa lain. Yang jaraknya juga dekat dengan Desa Sangeang.

“Jika melihat kondisi sekarang, kami memprediksi tanaman petani rusak parah dan tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Kepala Desa Sangeang Muhammad Saleh HM, saat dihubungi via Handphone, Sabtu (31/6).

Ia menyebutkan, jenis tanaman yang dimaksud yakni Kacang Tanah, Bawang dan Padi. “Jika melihat kondisi debu ini. Kami prediksi tidak ada yang bisa di panen,” katanya.

Kondisi terakhir, lanjutnya, debu vulkanik sudah mulai berkurang. Berbeda sehari sebelumnya, debu tebal menghantam lingkungan Desa tersebut.

Ditanya jumlah korban, Muhammad mengaku tidak ada Korban jiwa maupun korban luka. “Alhamdulillah tidak ada korban,” tuturnya.

Demikian juga untuk ketersediaan air bersih dan makanan. Semuanya masih bisa diantisipasi. “Pemerintah Daerah Kabupaten Bima juga sudah tiba di lokasi. Membangun tenda, memberikan bantuan dan membantu masyarakat,” tambahnya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *