Aktivitas Sangeang Api Mulai Menurun

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hari keempat pasca letusan gunung Sangeang Api, intensitas erupsi abu vulkanik mulai menurun. Sebelumnya gunung di Kecamatan Wera Kabupaten Bima yang pernah meletus dahsyat puluhan tahun silam, Jumat (30/5) kembali meletus dan memuntahkan abu vulkanik hingga ke Australia.

Ilustrasi

Ilustrasi

Hingga Senin (2/6), tidak terdengar letusan seperti yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Terlihat hanya sisa erupsi abu vulkanik yang turun ke kawah puncak gunung.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sangeang Api, H Junaidin yang dikonfirmasi Senin (2/6) mengatakan, saat ini warga mulai membersihkan sisa-sisa abu vulkanik di rumah masing-masing.

Demikian warga sudah beraktivitas seperti biasanya.“Pemukiman yang sebelumnya sepi karena masyarakat memilih berada di dalam rumah, kini sudah mulai berada di luar rumah,” katanya.

Mengenai kondisi gunung Sangian Api, menurut Junaidin tidak seperti tiga hari sebelumnya saat letusan terjadi.“Kini puncak gunung sudah terlihat,” ujarnya.

Junaidin menjelaskan, hasil pengamatan sementara Senin (2/6) pukul 06.00 Wita, gempa vulkanik B menurun, hanya terjadi 41 kali. Begitupun gempa vulkanik A hanya terjadi 7 kali, dan 8 kali hembusan disertai 1 kali gempa tektonik.

Kendati aktivitas kegempaan dan letusan menurun, Junaidin belum berani menurunkan statusnya. Status gunung Sangeang Api saat ini masih tetap Siaga. “Karena ini menyangkut alam, takutnya suatu saat bisa saja aktivitas kegempaan meningkat sewaktu-waktu hingga dapat mengakibatkan letusan,” jelasnya.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *