Polisi Dapat Titik Terang Pelaku Penembakan Yamin

Kabupaten Bima, Kahaba.- Polres Bima Kabupaten terus mendalami kasus penembakan Bripka. Muhammad Yamin. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, Polisi sudah mulai mendapat titik terang pelaku penembakan sadis tersebut.

AKBP I Gusti Putu Gede Ekawana Prasta. Foto: Gus

AKBP I Gusti Putu Gede Ekawana Prasta. Foto: Gus

Kapolres Bima AKBP. IGPG. Ekawana Prasta mengaku, kendati belum membaca keseluruhan laporan anak buahnya. Namun, dari laporan singkat yang diperolehnya, Ia mulai mendapat titik terang siapa pelaku penembakan.

“Adalah yang kita curigai, tapi untuk memastikannya, kami masih butuh pendalaman lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (4/6).

Menurut Ekawana, kasus tersebut masih terus didalami oleh aparat Kepolisian. Dugaan sementara, kematian Yamin terkait dengan kasus yang tengah diselidikinya. Sebab, sebelum dieksekusi mati korban diancam dan dikejar-kejar sekelompok orang.

“Hanya saja, informasi tersebut masih harus didalami. Saat ini penyelidikan tengah dilakukan secara intensif dan dipimpin oleh Polda NTB,” katanya.

Ekawana mengaku, dari informasi teman-teman korban, sebelum almarhum meninggal sempat dikejar-kejar dan diancam oleh pihak tertentu. Pihak tersebut menjanjikan korban untuk menyelidiki kasus dengan imbalan. Namun diduga lantaran korban tak bisa menyelesaikan tugasnya, korban kemudian dieksekusi.

Untuk sementara, lanjutnya, polisi sudah memeriksa secara intensif sejumlah saksi. Dirinya juga ingin tabir penembakan segera terungkap. Yang menjadi fokus penyelidikan yakni motif penembakan tersebut. “Yang kita inginkan motifnya dulu diungkap,” tuturnya.

Terkait dengan tewasnya Bipka Yamin, Ekawana juga menyampaikan belasungkawa. Dia dan seluruh anggota Polres Bima turut berkabung. “Yamin itu anggota yang disiplin dalam menjalankan tugasnya,” pujinya.

Bahkan, setiap informasi yang diterima setiap pagi, diperoleh dari korban. Kini, sudah tidak ada lagi orang yang kerap membisikinya informasi. “Setiap pagi dia selalu bisikin saya jika ada kejadian apa-apa,” pungkas Ekawana.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *