Istri Menteri Bantu Rakyat Bima Hidup layak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan istri menteri yang tergabung dalam Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) berkunjung ke Kabupaten Bima. Kunjungan tersebut bersamaan dengan peresmian sejumlah program hidup layak dan sejahtera.

Ketua Rombongan SIKIB, Ratna Jokosuyanto, memantau pengerjaan tenunan Bima. Foto: DEDY

Ketua Rombongan SIKIB, Ratna Jokosuyanto, memantau pengerjaan tenunan Bima. Foto: DEDY

Kunjungan dalam rangka program kerjasama dengan PT. Pertamina dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima itu bermoto Kembangkan Potensi, Ciptakan Kualitas Hidup Bersama, Menuju Indonesia Sejahtera.

Selain SIKIP, hadir pula Kepala Badan Narkotika Nasional (BBN) yang akan memberikan penyuluhan bahaya narkotika dan Wamenkes RI yang ikut meninjau kondisi sarana pelayan kesehatan.

Rombongan istri Menteri yang dipimpin istri Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam) Ratna Jokosuyatno mengunjungi  Desa Runggu Kecamatan Belo.  Di Desa Runggu SIKIB mencanangkan gerakan Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi dan Indah (BERSERRI).

Peresmian rumah hasil program bedah rumah bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) diawali dengan pembukaan krei plang Gerakan Indonesia Bersih (GIB),  dan melihat langsung kondisi Posyandu setempat.

Selain acara peresmian hasil kerja program, rombongan juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah pada siswa tidak mampu, Posyandu dan melihat langsung aktifitas penenun sarung khas Bima.

Dari Desa Runggu, rombongan kemudian menuju Desa Lewintana Kecamatan Soromandi, di Desa pesisir barat teluk Bima itu dipusatkan seluruh kegiatan. Seperti acara penyerahan bantuan bibit dan traktor petani, bantuan perlengkapan sekolah siswa tidak mampu, bantuan bagi korban letusan gunung api. Juga ada bantuan bagi puluhan Posyandu yang berada di Kabupaten Bima, sekaligus pencanangan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS),

Dalam sambutannya, ketua tim Ratna Jokosuyanto memberikan apresiasi pada PT. Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Bima atas dukungannya selama ini, sehingga setiap  program yang dicanangkan SIKIB sukses.

SIKIP hadir di Bima dalam rangka melihat langsung sejauh mana program-program yang telah dijalankan bagi masyarakat. “Melalui program bantuan ini, semua berjalan maksimal dan mendapatkan respon baik dari masyarakat dan Pemerintah di Bima,” ujarnya.

Ratna juga menjelaskan apa menjadi tujuan pengabdian SIKIB bagi masyarkaat, salah satunya membangun masyarakat di wilayah tertinggal menjadi masyarakat yang dapat menciptakan kualitas hidup layak bersama menuju indonesia sejahtera dengan.

Kepedulian SIKIB tidak saja pada satu bidang kehidupan tetapi seluruhnya. Salah satunya di Desa Lewintana, mampu menyulap lahan tandus menjadi lahan subur pertanian.

Dirinya juga menyampaikan keprihatinannya pada masyarakat Bima yang menjadi korban letusan Gunung Sangeang Api. “Semoga bantuan ini, bisa meringkankan beban mereka yang terkena musibah,” harapnya.

Usai memberikan sambutan, rombongan kemudian membuka pameran potensi Bima, sejumlah makanan khas bima, hasil alam, kerajinan disediakan untuk diperkenalkan pada rombongan termasuk potensi budaya dan pariwisata yang ada.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *