683 Warga Kecamatan Wera Alami Gangguan Pernapasan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima, Tasmin Buchori menyebutkan, hingga tanggal 5 Juni 2014 tercatat sebanyak 683 orang warga Kecamatan Wera mengalami ganggung pernapasan akibat letusan Gunung Sangeang Api.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kata dia, dari data tiga posko yang disiagakan, di Desa Sangeang sebanyak 458 orang, Oi Tui 77 orang, Tadewa sebanyak 66 orang, Desa Tawali 31 orang, Nanga Wera sebanyak 18 orang, Nunggi sebanyak 14 orang.

Kemudian di Desa Pai delapan orang, Ntoke sebanyak tujuh orang dan dari Desa Bala sebanyak empat orang. “Dari ratusan warga yang mendapatkan perawatan tersebut, sudah dalam kondisi membaik,” ujarnya.

Menurut Tasmin, dari jumlah 683 orang, hasil diagnosanya mengalami penyakit ISPA, Mata, Asma, Gatal dan beberapa penyakit lain seperti alergi.

“Semua pasien juga telah diberikan perawatan yang maksimal, jika ada warga yang tidak mampu ditangani ditingkat Puskemas, maka dirujuk ke RSUD Bima,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa hari lalu tim dari  Provinsi NTB dan Pusat telah mengambil sampel udara di wilayah Kecamatan Wera. Hasilnya, kualitas udara sudah mulai normal.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *